ICW BUKA POSKO PENGADUAN
UN SMP Lebih Kompleks
Oleh Novy Lumanauw | Selasa, 24 April 2012 | 10:20
Seorang petugas mengawasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang sekolah menengah pertama (SMP) melalui monitor yang tersambung dengan kamera closed-circuit television (CCTV), di SMP Negeri 2 Semarang, Jateng, Senin (23/4). Data dari Kemendiknas menyebutkan, jumlah peserta UN jenjang SMP/ sederajat di seluruh Indonesia pada tahun 2012 tercatat sebanyak 3.740.043 siswa. Foto: Investor Daily/ ANTARA/R. Rekotomo/ed/ama/12 JAKARTA – Mendikbud Muhammad Nuh mengatakan, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat jauh lebih kompleks dibandingkan dengan UN tingkat sekolah menengah atas (SMA). UN SMP yang berlangsung sejak kemarin diikuti oleh 3.740.043 siswa. Para peserta UN ditampung di 209.548 ruang ujian dan melibatkan 418.096 pengawas.
“UN SMP lebih kompleks karena cakupannya dimulai dari tingkat kecamatan, sehingga para pengawas perlu memberikan pelayanan hingga ke pelosok desa,” jelas Mendikbud saat inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi SMP Negeri 19 Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (23/4).
Mata pelajaran yang diujikan pada UN hari pertama adalah bahasa Indonesia. Mata pelajaran bahasa Inggris akan mengisi UN di hari kedua, matematika pada hari ketiga, dan ilmu pengetahuan alam (IPA) di hari terakhir.
Mendikbud mengatakan, proses pengawasan pelaksanaan UN melalui hierarki terstruktur. Penanggung jawabnya jelas, yaitu dari tingkat provinsi, kabupaten, rayon, dan subrayon.
Baca selengkapnya di
Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Penjualan Aset Tak Terkait Pilpres
Mendag: EKonomi Indonesia Terbesar ke-15 di Dunia
Indonesian Bimmers Gelar Gathering di Buperta Cibubur
BBM Naik, Negara Berpotensi Menghemat Rp 40-50 Triliun
Kemkominfo dan BRTI Kaji Merger XL dan Axis
OJK Tingkatkan Investor Domestik untuk Perkuat Likuiditas
Pelaku Pasar Inginkan Kenaikan Harga BBM