ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Toyota Astra Financial Tawarkan Obligasi Rp 750 Miliar
Selasa, 31 Mei 2011 | 20:18

JAKARTA - PT Toyota Astra Financial Services menawarkan obligasi tingkat bunga tetap dengan nilai emisi sebesar Rp 750 miliar yang terdiri atas tiga seri dan tenor satu hingga tiga tahun.

Obligasi seri A bertenor 370 hari dengan kisaran bunga obligasi 7,5-8,25%. Seri B tenor 24 bulan dengan bunga berkisar 8,25-9,25%. Sedangkan untuk obligasi seri C tenor 36 bulan dengan bunga berkisar 9-9,75%.

Obligasi itu telah memperoleh peringkat AA (double A) atas efek utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Perseroan telah menunjuk PT Trimegah Sekuritas Tbk, PT HSBC Securities Indonesia, dan PT Indopremier Securities sebagai penjamin pelaksana emisi.

Masa penawaran (Bookbuilding) dilaksanakan pada 31 Mei-15 Juni 2011, penawaran umum pada 27 Juni-1 Juli 2011, penjatahan akan dilakukan pada 4 Juli 2011, dan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2011.

Presiden Direktur Toyota Astra Financial, Buntoro Muljono di Jakarta, Selasa mengatakan, dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi itu akan digunakan untuk modal kerja penyaluran pembiayaan mobil merek Toyota.

"Ini merupakan salah satu strategi untuk diversifikasi sumber pendanaan dengan tingkat bunga yang menarik," katanya.

Selain dari obligasi, kata dia, pendanaan modal pembiayaan diperoleh dari dana kas internal dan pinjaman perbankan.

"Untuk pinjaman, kami cari yang 'cost of fund'-nya yang paling kompetitif, kalau bilateral mahal, kami akan cari komposisi yang lain tergantung situasi finansial di market," ujarnya.

Tahun ini perseroan menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 7,8 triliun.

Pada 2010, kata Buntoro, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 152 miliar atau naik 87,65% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 81 miliar.






Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!