ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Tol Cisumdawu Seksi II Dikerjakan Lebih Awal
Jumat, 16 September 2011 | 10:06

BANDUNG- Proyek Tol Cisumdawu seksi II antara Tanjungsari - Sumedang sepanjang 17,5 kilometer akan dikerjakan lebih awal setelah proses pembebasan lahan tuntas pada 2012 agar segera bisa mengurangi beban jalur Tanjakan Cadas Pangeran di Kabupaten Sumedang.

"Pengerjaan proyek seksi II akan dilakukan lebih awal dibandingkan seksi I, II dan IV. Targetnya sudah bisa dioperasikan pada 2013 untuk mengurangi beban kawasan Tanjakan Cadas Pangeran yang saat ini rawan longsor," kata Direktur Utama PT Jasa Sarana, Soko Sandi Buwono di Bandung, Kamis (15/9).

Saat ini perkembangan pembanguna jalur tol yang totalnya akan menghabiskan dana sebesar Rp2,4 triliun itu masih dalam tahap pembebasan lahan. Untuk seksi II antara Tanjungsari - Sumedang saat ini prosesnya masih dalam tahap pembebasan lahan.

Demikian halnya untuk ruas seksi I antara Cileunyi - Tanjungsari sepanjang 11 kilometer juga masih dalam tahap pembebasan lahan.

"Pembebasan lahan untuk seksi II sudah mencapai 48%, sedangkan seksi I baru 27%. Setalah verifikasi dan pengukuran lahan, pembayaran akan dilakukan mulai 2012, sehingga diharapkan pada 2013 sudah dikerjakan dan akhir tahun bisa dioperasikan," katanya.

PT Jasa Sarana yang merupakan BUMD Jawa Barat berperan dalam penyediaan lahan untuk jalan tol itu. Biya pembebasan lahan dilakukan sharing antara pemerintah pusat, Pemprov Jabar dan Pemda Kabupaten Kota.

Sedangkan pengerjaan kosntruksi jalan tol itu akan dilakukan oleh pemenang tender perusahaan konsorsium asal China, Shanghai Corporation. Soko menyebutkan, langkah-langkah percepatan pembebasan lahan terus dilakukan sehingga diharapkan proyek bisa dikerjakan tepat waktu.

Sementara itu ruas tol Cisumdawu yang menghubungkan Cileunyi - Sumedang - Dawuan sepanjang 57 kilometer itu diproyeksikan tuntas pada 2014. Jalur itu untuk mengakses ke kawasan Bandara Internasional Jabar di Kertajati Majalengka.

Sementara itu Wakil Bupati Sumedang, Taufik Gunawansyah menyebutkan, pihak pemerintah daerah Sumedang sudah melakukan langkah-langkah untuk mempercepat proses pembebasan lahan untuk tol Cisumdawu.

"Jadwal proyek itu sudah jelas dan harus diikuti, pemenang tender konstruksinya juga sudah ada. Kami terus melakukan upaya-upaya percepatan prose spembebasan lahan jalan tol ini," kata Taufik.

Wabup Sumedang itu mengakui, Sumedang merupakan daerah yang berkepentingan sekali dengan kehadiran Tol Cisumdawu untuk mendongkrak industri dan perekonomian di daerah itu.

"Diharapkan Cisumdawu bisa dioperasikan sesuai jadwal, dan kami optimis jalan ini sangat strategis untuk pengembangan kawasan di jalur tengah dan Jabar bagian timur," kata Taufik Gunawansyah menambahkan.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!