ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 19 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Tarif Tiket KRL Harus Sesuai Kemampuan Masyarakat
Rabu, 27 Maret 2013 | 11:12

KRL ekonomi dan KRL AC di Stasiun Kota. Mulai 1 April 2013 PT KCJ berencana menghilangkan KRL ekonomi.  Foto: Portal ID/gora kunjana KRL ekonomi dan KRL AC di Stasiun Kota. Mulai 1 April 2013 PT KCJ berencana menghilangkan KRL ekonomi. Foto: Portal ID/gora kunjana

NUSA DUA - Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan selain kenyamanan dan keselamatan, kemampuan masyarakat untuk membeli tiket kereta rel listrik (KRL) juga perlu menjadi pertimbangan karena tarif hendaknya mencerminkan kemampuan masyarakat untuk membayar.

"Buat saya bukan kelasnya, kelas ekonomi atau bukan tapi yang penting itu masyarakat harus mampu membayar (tiket KRL)," kata Hatta di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Rabu, terkait rencana penghapusan KRL Non-AC, seperti dilansir Antara.

Sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan akan menghentikan operasi KRL Non-AC untuk Lintas Serpong dan Bekasi mulai tanggal 1 April 2013 sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada penumpang.

Hatta menilai kemampuan masyarakat untuk membayar juga harus dipikirkan selain faktor kenyamanan dan keselamatan. "Jadi menurut saya subsidi terhadap transportasi itu masih penting," katanya.

Saat ditanya mengenai fakta jika kereta Non-AC sering mogok, Menko Perekonomian menganjurkan upaya untuk memperbaiki karena "yang paling penting itu adalah jangan sampai membuat masyarakat kita tidak mampu membayar untuk naik kereta".

Minimalkan gangguan
Sementara itu Direktur Utama PT KAI Commuter Jakarta (KCJ), Tri Handoyo, awal pekan menjelaskan bahwa penarikan KRL Non-AC tersebut dilakukan untuk meminimalkan gangguan perjalanan KRL.

Menurut dia, berdasarkan catatan sepanjang tahun 2012 terjadi sebanyak 1.228 pembatalan perjalanan KRL Non-AC karena rangkaian mengalami kerusakan yang berdampak kepada terganggunya 4.217 perjalanan KRL. (*/gor)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close