ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Target Kunjungan Wisata Yogyakarta Naik 100 Persen
Jumat, 14 Januari 2011 | 17:31

YOGYAKARTA- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke kota tersebut pada 2011 naik seratus persen dibanding target pada 2010, yaitu menjadi 2,5 juta wisatawan.

"Target jumlah kunjungan wisatawan ini sudah sesuai dengan target dalam RPJMD Kota Yogyakarta," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Yulia Rustiyaningsih di Yogyakarta, Jumat (14/1).

Menurut dia, penetapan target kunjungan wisata tersebut merupakan salah satu tolok ukur dari kondisi pariwisata di suatu daerah.

Target kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta pada 2010 adalah 1,25 juta orang, dan target tersebut dapat terlampaui cukup banyak.

Jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta selama 2010 mencapai 2,46 juta orang, namun masih didominasi oleh wisatawan domestik yang mencapai 2,253 juta orang.

Jumlah wisatawan dari manca negara selama 2010 tercatat sekitar 207.900 orang yang didominasi oleh wisatawan asal Belanda. Jumlah tersebut naik dibanding 2009 sebanyak 117.694 orang.

"Kami sempat prihatin dengan kondisi pariwisata di Kota Yogyakarta selama November karena tingkat kunjungan wisatawan sangat kecil," katanya.

Pada bulan tersebut, terjadi erupsi Gunung Merapi yang cukup besar sehingga menyebabkan kunjungan wisatawan menurun drastis, yaitu sekitar 64.000 orang.

Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta juga menaikkan target lama tinggal wisatawan.

Pada 2010, rata-rata lama tinggal (length of stay) wisatawan di Kota Yogyakarta adalah 2,47 hari, dan pada 2011 dinaikkan menjadi 2,5 hari.

Kota Yogyakarta masih akan mengandalkan sejumlah tempat tujuan wisata yang lekat sebagai ikon wisata, seperti Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan kawasan sekitarnya serta Malioboro.

Namun demikian, lanjut Yulia, kami akan mencoba menarik lebih banyak wisatawan melalui sejumlah kegiatan budaya yang rutin digelar seperti Jogja Java Carnival dan juga kegiatan bersepeda.

"Bersepeda, seperti saat malam pergantian tahun atau saat peringatan Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta ternyata cukup banyak menarik minat wisatawan," katanya.

Pada 2011, lanjut Yulia, adalah mengupayakan agar seluruh wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta merasa aman dan nyaman. (ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!