ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Solusi Terbaik Atasi Bencana Alam
Sabtu, 27 Oktober 2012 | 9:52

Sejumlah petugas PMI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengangkat logisitik ke helikopter untuk diangkut ke Kecamatan Lindu yang terisolasi akibat gempa di Bandara Mutiara Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (21/8). Gempa yang terjadi Sabtu (18/8) pukul 17.30 Wita tersebut mengakibatkan 6 warga tewas dan puluhan lainnya luka-luka, 231 rumah rusak berat, dan 309 rumah rusak ringan. Foto: Investor daily/ ANTARA/Basri Marzuki/ss/Spt/12 Sejumlah petugas PMI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengangkat logisitik ke helikopter untuk diangkut ke Kecamatan Lindu yang terisolasi akibat gempa di Bandara Mutiara Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (21/8). Gempa yang terjadi Sabtu (18/8) pukul 17.30 Wita tersebut mengakibatkan 6 warga tewas dan puluhan lainnya luka-luka, 231 rumah rusak berat, dan 309 rumah rusak ringan. Foto: Investor daily/ ANTARA/Basri Marzuki/ss/Spt/12

Ancaman tsunami di Indonesia merupakan salah satu bencana alam dengan risiko kehilangan nyawa paling banyak. Jumlah penduduk yang terpapar atau memiliki dampak risiko tertinggi terhadap bahaya bencana alam di Indonesia berupa tsunami tercatat mencapai 5,4 juta jiwa.

Namun, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), risiko terbesar bencana alam di Indonesia sebenarnya berasal dari gempa bumi dan banjir. Gempa bumi berpotensi mengancam 11 juta jiwa penduduk Indonesia, sementara banjir menjadi ancaman serius bagi setidaknya 1 juta jiwa penduduk.

Sementara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Konferensi Kebencanaan Tingkat Menteri Asia ke-5 di Yogyakarta mengemukakan yang harus dilakukan tiap daerah yaitu memperkuat kapasitas lokal dalam pengurangan risiko bencana. Dalam hal ini pemerintah telah berusaha menerapkan itu secara berlahan dan pasti.

Kita melihat peran pemerintah pusat dan daerah dengan bekerja keras dalam mengupayakan memperkecil tingkat kerawanan bencana alam hingga saat ini sudah baik. Para pemangku daerah harus senantiasa berperan aktif dalam menindaklanjuti permasalahan ini.

Dengan kata lain solusi tepat telah cukup relevan dalam mengatasi permasalahan bencana alam di Indonesia kali ini. Harapan dan solusi tepat untuk menanggulangi bencana alam ini, yang bagaimana agar bencana alam tidak memakan korban jiwa. Peran pemerintah kali ini dalam peranannya menghadapi situasi bencana alam tersebut memang sudah cukup baik. Pemerintah juga cukup tanggap dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

Di tingkat pemerintah daerah, penanggulangan bencana diharapkan menjadi prioritas pembangunan jangka menengah. Komitmen global juga telah disepakati pemerintah Indonesia untuk berkomitmen mengalokasikan dana guna pencegahan dan pengurangan resiko bencana alam di Indonesia.

Yuni Wahyuni
Jl Pelita No 18 B, Rt 08/01
Cengkareng
Jakarta Barat


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close