Silk Air Tambah Penerbangan Palembang-Singapura
Minggu, 12 Agustus 2012 | 5:43
Silk Air
PALEMBANG-Maskapai penerbangan asing Silk Air akan menambah
satu kali penerbangan tujuan Palembang-Singapura menjelang Idul Fitri 1433
Hijriah/2012 untuk mengatasi lonjakan penumpang pada jalur tersebut.
Berdasarkan data pemesanan tiket, warga Palembang yang akan melakukan
perjalanan ke Singapura menjelang Lebaran mengalami peningkatan cukup tinggi
sehingga perlu diantisipasi dengan penambahan satu kali penerbangan, kata
Kepala Perwakilan Silk Air Sumsel Feriyanto di Palembang, Sabtu (11/8).
Dia menjelaskan, sekarang Silk Air memiliki tiga kali penerbangan dari Bandar
Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang ke Changi Singapura
setiap pekannya yakni pada hari Selasa, Rabu dan Sabtu.
Penerbangan tambahan direncanakan akan dilakukan pada 18 Agustus dengan
menggunaan pesawat Airbus 320 yang memiliki kapasitas tempat duduk 12 kelas
bisnis dan 138 kelas ekonomi, kata dia.
Dia menjelaskan, pengguna jasa penerbangan Silk Air tujuan Palembang-Singapura
cukup tinggi, setiap kali penerbangan jumlah penumpang rata-rata 60 persen
lebih dari tempat duduk yang tersedia.
Namun pada H-5 Lebaran berdasarkan data tiket yang telah terjual mulai
mengalami peningkatan mencapai 90 persen lebih dari kapasitas tempat duduk yang
tersedia dan puncaknya terjadi pada H-1 hingga 200 persen.
Lonjakan penumpang ke Singapura menjelang Lebaran mulai terjadi pada 2011 lalu
padahal tahun sebelumnya dalam kondisi normal.
Tidak diketahui secara pasti penyebab terjadi lonjakan penumpang menjelang
Lebaran itu, mungkin dimanfaatkan oleh warga belanja pakaian dan perlengkapan
untuk merayakan hari besar keagamaan umat Muslim itu atau memanfaatkan liburan
yang cukup panjang untuk berwisata bersama keluarga karena pembantunya pulang
kampung, kata dia menambahkan. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Penangkapan Aiptu LS Merupakan Upaya Paksa
Direksi BUMN Wajib Mengajar SMA Masing-Masing
Ekonomi RI Lebih Stabil dari Tiongkok dan India
OJK Setujui Pengurahan Lot Saham di BEI
JSS Bukan Proyek Prioritas 2014
Tidak Semua Kasus Seperti Jolie Perlu Mastektomi
Miliki Aset di Lahan Waduk Pluit, Jokowi Tindak Tegas Jakpro