ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 21 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Sekolah Swasta DKI akan Terima BOP
Oleh Bani Saksono | Kamis, 3 Mei 2012 | 10:55

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar (kanan) didampingi Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Luhur Budijarso (tengah) bernyanyi bersama anak-anak usai menandatangani peresmian APSAI dan Anugerah Pelangi -Perusahaan Layak Anak Indonesia di Jakarta, Rabu (2/5).  Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar (kanan) didampingi Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Luhur Budijarso (tengah) bernyanyi bersama anak-anak usai menandatangani peresmian APSAI dan Anugerah Pelangi -Perusahaan Layak Anak Indonesia di Jakarta, Rabu (2/5). Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO

JAKARTA – Mulai tahun depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberikan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) kepada swasta. Pada tahap awal, ada 20% sekolah swasta bakal menerima BOP. Tahun berikutnya, 2014, jumlah dana BOP akan diberikan kepada sekolah swasta mencapai 30%.

“Jumlah sekolah swasta yang akan menerima BOP minimal sebanyak 20% dari jumlah sekolah yang ada. Tahun berikutnya, jumlah sekolah swasta yang akan menerima BOP akan ditambah jumlahnya hingga sebesar 30% dan seterusnya,” kata Gubernur Fauzi Bowo usai menjadi inspektur upacara (irup) Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lapangan eks IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/5).

Pemberian BOP tersebut terkait dengan pelaksanaan program Wajib Belajar (Wajar) 12 tahun yang dimulai pada tahun ajaran 2011-2012. Gubernur mengatakan, seluruh warga Jakarta usia sekolah dijamin dapat mengikuti program belajar 12 tahun, yakni mulai tingkat SD hingga SMA atau yang sederajat. Karena itu, para siswa akan menerima BOP yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

Gubernur menjelaskan, ada ketentuan yang menjadi kesepakatan antara Pemprov dan DPRD DKI tentang perincian anggaran BOP. “Yang pasti, program wajib belajar 12 tahun, mulai 2013 sudah bisa diberlakukan. Untuk sekolah swasta, pemberian BOP akan dilakukan secara selektif,” kata Gubernur lagi.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php 


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close