ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Rupiah Naik Tipis 4 Poin
Kamis, 2 Agustus 2012 | 16:57

Teller menghitung lembaran rupiah di money changer Bank Mandiri, Jakarta. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA Teller menghitung lembaran rupiah di money changer Bank Mandiri, Jakarta. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

JAKARTA - Dipicu oleh optimisme pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang diharapkan memberikan kebijakan positif bagi pasar, nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Kamis sore bergerak menguat empat poin menjadi Rp9.435 dibanding posisi sebelumnya senilai Rp9.439 per dolar AS.

"Rupiah masih stabil meski the Fed belum memberikan stimulus tambahan. Fokus pasar kini beralih kepada pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang sangat dinanti-nanti, pasar mengharapkan kebijakan yang dikeluarkan memberi dampak positif di pasar," kata pengamat Monex Investindo Futures Johanes Ginting di Jakarta, Kamis.

Meski demikian, ia menambahkan, aktivitas manufaktur Jerman dan negara-negara kawasan euro yang mengalami penyusutan dapat menjadi salah satu katalis rupiah kembali berada dalam area bearish.

"Kondisi di Eropa masih menjadi beban pelaku pasar untuk menempatkan dananya ke dalam aset berisiko di tengah pertumbuhan ekonomi yang kini melambat sehingga sentimen terhadap mata uang berisiko tetap akan bearish dalam jangka panjang," kata dia.

Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada menambahkan, penguatan rupiah masih dalam kisaran terbatas seiring pelaku pasar yang masih menunggu hasil pertemuan bank sentral Eropa (ECB) terhadap kemungkinan turunnya suku bunganya.

"Investor dalam posisi wait and see menunggu keputusan itu sehingga pergerakannya kurang berfluktuasi," kata dia.

Sementara itu, pada kurs tengah Bank Indonesia, rupiah bergerak melemah menjadi Rp9.479 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.468 per dolar AS. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close