Rupiah Melemah 9 Poin di Posisi 9.467
Rabu, 8 Agustus 2012 | 16:53
Ilustrasi Foto: Investor Daily/ ANTARA/Fanny Octavianus/nz/12 JAKARTA - Di tengah kabar pasar terhadap kemungkinan diumumkannya quantitave easing (QE) ke tiga, nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Rabu sore, bergerak melemah sembilan poin menjadi Rp9.467 dibanding posisi sebelumnya senilai Rp9.458 per dolar AS.
"Rupiah terhadap dolar AS bergerak dalam kisaran sempit dipicu dari munculnya beberapa wacana di pasar keuangan seperti kemungkinan diumumkannya quantitave easing ke tiga," kata pengamat pasar Milenium Danatama Sekuritas Abidin.
Ia menambahkan, sejumlah wacana dari Eropa yakni bank sentral Eropa (ECB) dalam waktu dekat akan terus menopang penguatan euro. "Wacana yang belum terealisasi membuat nilai tukar bergerak dalam kisaran yang sempit cenderung melemah," kata dia.
Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih menambahkan, ECB juga akan mengambil langkah untuk menahan laju pelemahan euro setelah Jerman kembali menegaskan dukungannya terhadap kebijakan ECB. "Ekspektasi tersebut diharapkan dapat membuat nilai tukar berisiko menguat dan menekan dolar AS melemah," kata dia.
Sementara itu, pada kurs tengah BI rupiah tercatat bergerak melemah menjadi Rp9.475 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.472 per dolar AS. (ant/gor)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Perkuat Pertahanan, TNI akan Pesan Alutsista Baru
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
BEI: Investasi di Indonesia Paling Menguntungkan
Pesawat Jet Honda Sukses Mengudara
OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah
Isu Wanita Ahmad Fathanah Efektif Diskriditkan PKS
Mandiri Yakin Gubernur BI Teruskan Kebijakan Akuisisi Danamon
Pajero Sport Limited Edition Nyaman Beraktifitas
Latihan Gabungan TNI Tingkat Divisi 2013 Berhasil Dilaksanakan