ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Puan dan Syaifullah Pantas Dampingi Ical
Selasa, 17 Juli 2012 | 8:18

JAKARTA-Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf dan Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan Puan Maharani pantas menjadi calon Wakil Presiden mendampingi calon Presiden dari Partai Golkar Aburizal Bakrie pada Pemilu 2014.

Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda di Jakarta, Senin  (16/7), menegaskan, kedua tokoh itu paling representatif untuk menggalang suara pemilih di Jawa Timur sekaligus memiliki basis dukungan politik yang signifikan dari unsur Nahdlatul Ulama (NU) dan kalangan nasionalis.

"Pencalonan Aburizal Bakrie alias Ical perlu menggandeng unsur muda demi keberlangsungan regenerasi kepemimpinan nasional. Nama Syaifullah dan Puan terbilang tepat karena selain pantas juga dapat mengimbangi sosok Ical untuk membangun agenda pemartabatan rakyat khususnya di bidang ekonomi," kata Syahganda.

Ia mengatakan, Syaifullah dan Puan tak bisa dipisahkan dari warisan ideologi kerakyatan, mengingat keduanya memang tumbuh dalam semangat pengabdian terhadap rakyat.

Syaifullah adalah tipikal anak muda yang dibesarkan mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid serta menjadi harapan perjuangan kebangsaan tokoh-tokoh NU, katanya.

"Apalagi Syaifullah pernah tampil ke arena nasional sebagai menteri dan memimpin Gerakan Pemuda Ansor. Sementara Puan disemangati oleh ideologi Bung Karno yang tak diragukan kecintaannya kepada rakyat," ujar Syahganda.

Ia menambahkan, Syaifullah dan Puan tergolong anak muda yang bukan saja mampu berkiprah secara nasional namun juga memiliki karakter idealisme cukup tinggi untuk menciptakan kemajuan bangsa.

Bahkan, bagi Syahganda, Syaifullah bisa melepaskan kesulitan Ical terkait persoalan lumpur Lapindo, yang hingga kini dirasakan masih merintangi persiapan pencapresan Ical.

Ia menegaskan, dengan memunculkan Syaifullah akan memudahkan Ical akibat beban berat Lapindo tersebut.

"Namun demikian, upaya memunculkan Syaifullah Yusuf dan Puan adalah agenda strategis untuk menyelamatkan Ical dari kemelut Lapindo, di samping keduanya sangat mewakili harapan nasional dan aspirasi masyarakat Jawa Timur yang pemilihnya begitu besar di Pulau Jawa," kata Syahganda.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close