PT Askes Transformasi Jadi BPJS Tanpa Likuidasi
Rabu, 8 Agustus 2012 | 19:21
Sejumlah warga saat melakukan aksi simpatik bertema Orang Miskin Dilarang Sakit, di kawasan Bundaran HI, Jakarta, beberapa waktu lalu. (sumber: Antara/M Agung Rajasa) PALEMBANG - PT Asuransi Kesehatan akan bertransformasi menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial bidang kesehatan pada 1 Januari 2004 tanpa likuidasi atau pemecatan pegawai.
"PT Askes akan dibubarkan tanpa likuidasi sehingga seluruh pegawai akan secara langsung menjadi karyawan BPJS bidang kesehatan," kata Direktur Kepesertaan dan Pemasaran PT Askes Handayani di Palembang, Rabu.
Sebanyak 2.616 orang menjadi karyawan PT Askes yang tersebar di 12 distrik, 94 kantor cabang, 497 kantor di kabupaten/kota dan 332 rumah sakit.
Ia belum memastikan mengenai penambahan karyawan meski bakal terjadi lonjakan peserta sebanyak tiga kali lipat. Lonjakan peserta itu sebagai dampak keputusan pemerintah menjalankan suatu sistem jaminan sosial kepada seluruh masyarakat.
"Jumlah karyawan PT Askes untuk peserta saat ini yang menangani PNS, Jamkesmas, dan Jamkesda, sudah cukup efisien. Saat ini sedang tahap pembicaraan dengan Kementerian Dalam Negeri mengenai kemungkinan penambahan karyawan," katanya.
Menurut dia, perusahaan yang sudah berkecimpung dalam bidang asuransi selama 20 tahun itu sedang mempersiapkan diri agar proses transformasi berjalan mulus.
"Bagi Askes, transformasi ini sudah di depan mata karena tinggal satu tahun empat bulan. Meski diburu waktu, tapi kami optimistis pada tanggal 1 Januari 2014, pelayanan PT Askes sudah bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat di wilayah Indonesia," ujarnya.
Pemerintah menetapkan PT Askes bertransformasi menjadi BPJS bidang kesehatan dengan melayani seluruh masyarakat atau tidak terbatas pada PNS, TNI, Polri, dan masyarakat miskin (dalam program Jamkesmas). Sementara PT Jamsostek akan beralih menjadi BPJS bidang ketenagakerjaan.
Ia melanjutkan, dengan pengalaman di bidang asuransi itu pihaknya berkeyakinan dapat menjalankan amanah pemerintah sejak berubah status pada 1 Januari 2014.
"PT Askes gencar melakukan persiapan sejak diputuskan akan bertransformasi pada tahun 2011, tentunya ada proses pembelajaran di sana apalagi sudah terjadi perbaikan-perbaikan kinerja bersama pihak ketiga (rumah sakit, red)," ujarnya. (tk/ant)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
‘BEI Hanya Kalah Oleh Bursa Singapura’
Samsung Diminta Jadikan Indonesia Basis Produksi
OJK: Pasar Modal Asean Harus Sederajad
Pengembang Singapura Jajaki Investasi di Indonesia
Krakatau Steel tak Bagikan Dividen
Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi 2014 6,4-6,9% Remarkable