ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 20 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Prospek Pembiayaan Kendaraan Bermotor Cerah
Jumat, 20 Januari 2012 | 8:41

Penurunan penjualan sepeda motor tahun ini tidak hanya terjadi akibat kebijakan uang muka (DP) sebesar 25 persen sejak 15 Juni 2012, tetapi juga akibat penurunan harga komoditas perkebunan di dunia. Foto: Dok/Investor Daily Penurunan penjualan sepeda motor tahun ini tidak hanya terjadi akibat kebijakan uang muka (DP) sebesar 25 persen sejak 15 Juni 2012, tetapi juga akibat penurunan harga komoditas perkebunan di dunia. Foto: Dok/Investor Daily

JAKARTA- Adira Finance, perusahaan yang bergerak di sektor pembiayaan kendaraan bermotor memastikan prospek pembiayaan akan cerah pada tahun 2012.

"Kami bahkan mentargetkan pembiayaan kendaraan bermotor naik 10%," kata Deputi Direktur Pembiayaan Adira Finance Niko Kurniawan di Jakarta, Kamis malam  (19/1), dalam acara apresiasi terhadap penulis artikel pada situs pariwisata yang dikembangkan Adira.

Kenaikan 10% ini berdasarkan pertimbangan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap tinggi sehingga produksi kendaraan bermotor roda dua dan empat akan terus bertambah, kata Niko.

Hal ini diakui Chief Marketing Officer untuk kendaraan roda empat Adira Finance Hafid Hadeli.

Dia menunjuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dua tahun terakhir mengalami kenaikan.

"Kalau produksi mobil pada tahun 2010 sebanyak 764.710 unit, maka pada tahun 2011 sebanyak 893.420 unit atau naik 17 persen," kata Hafid yang hadir pada acara apresiasi.

Ia mengatakan, kenaikan produksi mobil mendorong nilai pembiayaan Adira Finance juga mengalami kenaikan, dapat dibandingan 2010 dengan 2011, masing-masing Rp8,7 triliun menjadi 12,1 triliun atau naik 39,2 persen.

Pembiayaan untuk mobil baru juga naik dari 75.926 unit tahun 2010 menjadi 100.172 unit tahun 2011 atau naik 31,9 persen, jelas Hafid.

Sedangkan secara total nilai pembiayaan kendaraan baik roda empat dan dua pada tahun 2011 mencapai Rp32,5 triliun, sehingga kontribusi terbesar masih berasal dari kendaraan bermotor, ungkap Hafid, papar dia.

Niko mengatakan, kebijakan pemerintah untuk membatasi BBM bersubsidi hanya akan berpengaruh sesaat terhadap permintaan pembelian kendaraan untuk kemudian akan kembali.

Ia melihat ekonomi Indonesia masih akan mengalami kenaikan pada tahun 2012 sehingga produksi kendaraan bermotor roda empat dan dua akan tetap bertambah yang berarti merupakan potensi untuk dibiayai.

Adira Finance sebelumnya telah mengembangkan situs pariwisata "Adira Faces of Indonesia" pada 29 Juli 2010 yang berisikan artikel objek wisata di seluruh Indonesia.

Sebagai upaya menarik minat menulis sekaligus mempromosikan objek wisata di Indonesia Adira memilih 100 artikel terbaik yang berlangsung tanggal 29 Juli sampai 9 Desember 2011.

Juri penilai di antaranya juara surfing Asia Gemala Hanafiah, penulis wisata dan jurnalis Andree Priyanto, dan pihak Adira sendiri, selama periode tersebut telah bergabung 2.919 kontributor dengan karya 781 artikel.

Adira juga berencana untuk menyelenggarakan ekspedisi pariwisata Indonesia yang diikuti penulis pariwisata dan kalangan wartawan dengan rute dari Aceh sampai ke Papua.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close