ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 29 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

BERLAKU UNTUK OMZET DI ATAS RP 4,8 MILIAR/TAHUN

Presiden Tandatangani Aturan Pajak UKM Sebesar 1%
Oleh Ridho Syukra | Kamis, 30 Mei 2013 | 7:33

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani peraturan presiden soal pemberlakuan pajak penghasilan sebesar 1% bagi usaha kecil menengah. Pajak tersebut akan mulai berlaku pada pertengahan tahun ini.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief Hasan mengatakan, pengusaha UKM yang mempunyai omzet di atas Rp 4,8 miliar/ tahun akan dikenakan PPh final sebesar 1%. Menurut Syarief, adanya peraturan ini justru memberikan keuntungan terhadap pelaku UKM karena ada potensi bisnis mereka akan semakin berkembang.

“Tidak ada kerugian jika pajak ini diberlakukan. Justru memberikan keuntungan bagi para pelaku UKM karena hitungan 1% dari omzet bisa mereka kapitalisasikan jadi modal untuk usaha mereka selanjutnya,” ujar dia ketika ditemui dalam Seminar Sehari Strategi Peluang dan Tantangan bagi UKM dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015, di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (29/5).

Dia mengatakan, banyak kabar yang beredar yang menyebutkan bahwa pengenaan pajak UKM ini akan membuat pertumbuhan sektor UKM menurun. Syarief justru menepis isu atau kabar yang tidak benar itu, karena justru dengan adanya pajak UKM ini, para pelaku UKM dapat meningkatkan ritme usahanya.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!