ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Presiden SBY akan Resmikan Tol Bali Sebelum KTT APEC
Selasa, 17 September 2013 | 15:19

Iring-iringan kendaraan Kepresidenan melakukan ujicoba jalan tol di Nusa Dua, Bali, kemarin. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau kesiapan sejumlah infrastruktur menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) yang akan digelar pada Oktober mendatang. Foto: Investor Daily/Rumgapres-Abror Iring-iringan kendaraan Kepresidenan melakukan ujicoba jalan tol di Nusa Dua, Bali, kemarin. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau kesiapan sejumlah infrastruktur menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) yang akan digelar pada Oktober mendatang. Foto: Investor Daily/Rumgapres-Abror

JAKARTA-Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan peresmian pengoperasian jalan tol Bali, akan dilaksanakan pada 23 September 2013 setelah mendapat kepastian jadwal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Pak SBY direncanakan secara langsung akan meresmikan pengoperasian jalan Tol Bali tersebut," kata Dahlan, usai menjadi pembicara pada seminar international bertajuk "How Much is Your Brand Worth?", di Jakarta, Selasa (16/9).

Menurut Dahlan, Presiden SBY akan meresmikan pengoperasian jalan Tol Bali, sepekan sebelum pelaksanaan KTT APEC pada 1-8 Oktober 2013.

Ia menjelaskan, dirinya sudah berkali-kali meninjau jalan Tol Bali sepanjang 12,7 kilometer tersebut.

"Semuanya berjalan sesuai jadwal, bahkan penyelesaiannya lebih cepat dari perkiraan. Pengaspalan dan pemasangan marka-marka jalan, gerbang-gerbang tol, tiang-tiang lampu jalan, sudah rampung," ujar Dahlan.

Bahkan diutarakanya, uji coba jalan tol senilai Rp2,4 triliun tersebut sudah dilakukan pada pertengahan Juli 2013.

Pengelolaan jalan tol di atas laut yang menghubungkan Denpasar dengan Kuta serta Nusa Dua itu merupakan hasil "keroyokan" konsorsium delapan BUMN, yaitu PT Jasa Marga Tbk, PT Pelindo III, PT Angkasa Pura I, PT Pengembangan Pariwisata Bali, PT Wijaya Karya Tbk, PT Adhi Karya Tbk, serta PT Hutama Karya.

Jalan tol di Pulau Dewata ini memiliki kelebihan dibanding tol lainnya di Indonesia, karena dilengkapi alat ukur kecepatan angin di kawasan itu.

Selain kecepatan angin juga guna mengantisipasi keamanan pengendara sepeda motor pada lajur terpisah selebar 3,2 meter.

Kehadiran tol Bali ini diharapkan bisa menggairahkan perekonomian warga yang tersendat akibat kemacetan yang cukup parah.(*/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!