Presiden Mesir akan Berkunjung ke Indonesia
Sabtu, 18 Agustus 2012 | 5:45
Bendera Mesir.
KAIRO- Presiden Mesir Mohamed
Moursi merencanakan akan berkunjung ke Indonesia untuk mempererat hubungan
persahabatan antara kedua negara.
"Indonesia sebagai negara sabahat erat Mesir,
oleh karena itu Presiden Moursi merencanakan dalam waktu dekat berkunjung ke
Indonesia untuk memperkuat hubungan persahabatan," demikian Utusan Khusus
Presiden Mesir, Tarek Afifi, saat menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu HUT ke
67 Kemerdekaan RI.
Presiden Moursi juga menyampaikan salam hangat kepada
pemerintah dan rakyat Indonesia dalam merayakan Dirgahayu Kemerdekaan, kata
Kepala Fungsi Penerangan, Sosial Budaya KBRI Kairo, Muhammad Nur Salim di Kairo,
Jumat.
Tarek Afifi diterima Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI)
KBRI Kairo, Iwan Wijaya Mulyatno pada Kamis (16/8), mewakili Duta Besar RI
untuk Mesir, Nurfaizi Suwandi, yang pada saat itu sedang tugas kerja ke luar
Kairo.
Sebelumnya, Mohamed Moursi pernah berkunjung ke
Indonesia dalam kapasitas sebagai pimpinan Ikhwanul Muslimin untuk menyalurkan
bantuan kemanusiaan dari masyarakat Mesir kepada korban tsunami Aceh pada akhir
2004.
"Bila sebelumnya beliau (Moursi) berkunjung ke
Indonesia dalam kapasitas sebagai pimpinan organisasi sosial, maka dalam
kunjungan berikutnya dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Negara," kata
Afifi.
Moursi, mantan ketua Partai Kebebasan dan Keadilan,
sayap politik Ikhwanul Muslimin, itu dilantik sebagai presiden pada 30 Juni
lalu, menggantikan Prisiden Hosni Mubarak yang digulingkan dalam revolusi pada
awal tahun silam.
KUAI Iwan Wijaya menyampaikan arti penting Mesir bagi
Indonesia, di mana Mesir merupakan negara pertama yang memberikan pengakuan
atas kemerdekaan Indonesia.
Ia menambahkan, Indonesia terus mengikuti perkembangan
di Mesir pasca revolusi 25 Januari 2011 dan siap untuk terus bekerja sama
dengan Pemerintahan Mesir di bawah Presiden Morsi.
Di samping itu, ujar Iwan, Mesir juga memiliki tempat
istimewa bagi Indonesia terutama karena keberadaan Universitas Al Azhar, tempat
lebih dari 3.500 mahasiswa Indonesia menimba ilmu.
Di akhir pertemuan KUAI menyerahkan cendera mata
berupa buku "Potret Hubungan Indonesia-Mesir: Jauh di Mata Dekat di
Hati".
Sementara itu, Dubes Nurfaizi Suwandi memimpin upacara
pengibaran bendera HUT ke-67 RI di halaman KBRI dan bertindak sebagai komandan
upacara, Mayor Alvin Dermawan Sukardi.
Peserta upacara, selain para staf KBRI, juga pelajar,
mahasiswa dan masyarakat Indonesia setempat.
HUT RI juga dirangkaikan dengan Malam Renungan
Kemerdekaan yang berlangsung di KBRI dan dihadiri masyarakat Indonesia
setempat. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!