ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 21 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Polisi Masih Identifikasi Sopir Karunia Bhakti
Sabtu, 11 Februari 2012 | 0:40

BOGOR - Polisi masih melakukan identifikasi sopir Bus Karunia Bhakti yang terjun ke jurang di Cisarua, Puncak, Bogor, dan menyebabkan 13 orang tewas, Jumat malam.

Kapolda Jabar Irjen Pol Putut Bayuseno di lokasi kecelakaan mengatakan semua orang yang berada di bagian depan bus bernomor polisi Z 1795 DA itu tewas. Sehingga belum dapat segera dipastikan siapa yang menjadi sopir bus maut itu.

"Seluruh korban sudah diangkut ke rumah sakit, dan identifikasi sedang dilakukan" kata Kapolda.

Dari sejumlah saksi mata dan pemeriksaan di lokasi oleh pihak kepolisian, diketahui bahwa sebelum masuk ke tebing sebelum warung makan "Pondok Wira" Cisarua, bus Karunia Bakti yang meluncur dari arah Puncak sudah terlihat oleng.

Awalnya Bus Karunia Bhakti itu menabrak Bus "Doa Ibu" jurusan Tasikmalaya-Jakarta, kemudian menabrak tiga angkot, lima minibus dan sebuah mobil bak terbuka, sebelum akhirnya terjun ke jurang.

Sementara itu, seorang relawan PMI, Teguh, yang berada di lokasi mengatakan bahwa jumlah korban tewas 14 orang. "Saya ikut mengevakuasi, yang saya ketahui ada 14 orang yang tewas di tempat, sembilan kritis," katanya.

Umumnya korban tewas akibat benturan di kepala.

Berikut ini data sementara dari RS Paru Gunawan Saroso Cisarua, mengenai nama-nama korban tewas yang sudah teridentifikasi.
1. Hasan Ansori (warga Cianjur),
2. Lili Tifa (Ciledug),
3. Duduh Suparman (Cipanas),
4. Piat (Garut),
5. Isah,
6. Dadan Suherlan (Malang),
7. Ihin Solihin (Pegawai PT Melko Indah),
8. Solahudin (Citeureup),
9. Dede Zaelani (Cibeber-Cianjur),
10. Apit (warga Karang Tengah),
11. Nurul Iman,
12. Dedeh
(ant/gor)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close