ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 29 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Pidato Kenegaraan Presiden SBY 16 Agustus 2013
Senin, 5 Agustus 2013 | 11:02

JAKARTA-Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat menyelenggarakan sidang bersama (joint session) untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Senayan, Jakarta, 16 Agustus dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 Tahun 2013.

Informasi yang diperoleh dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Senin, menyebutkan bahwa untuk sidang bersama tahun ini, DPD yang menjadi tuan rumah penyelenggara dan undangan sudah disebarkan kepada seluruh anggota DPD, anggota DPR, Presiden dan Wakil Presiden, pimpinan MPR, serta pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, kedutaan besar negara sahabat, media massa, dan undangan lain.

Sidang bersama diselenggarakan bergantian antara DPD dan DPR sebelum pembukaan tahun sidang. DPD menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya setelah 2011 dan pada tahun lalu DPR menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya pada setelah yang kesatu kalinya tahun 2010.

Penyampaian pidato kenegaraan Presiden Yudhoyono itu akan berlangsung pada pukul 09.00 WIB sedangkan setelah sidang itu ditutup, pada siang harinya dijadwalkan berlangsung penyampaian pidato Presiden tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2014 dan Nota Keuangan dalam rapat paripurna luar biasa DPR yang juga dihadiri pimpinan dan anggota DPD.

Ketua DPD Irman Gusman akan menjadi ketua sidang bersama tersebut.

Sidang bersama itu berdasarkan Peraturan Bersama DPR dan DPD Nomor 2 Tahun 2010 dan Nomor 03/DPD RI/IV/2009-2010 tentang Sidang Bersama DPR dan DPD untuk Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden.

Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang Majelis Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pasal 199 ayat (5) dan Pasal 268 ayat (5) mengatur Sidang Bersama DPR-DPD. Pasal 199 ayat (5) dan Pasal 268 ayat (5) UU 27/2009 menyatakan, sebelum pembukaan tahun sidang, anggota DPR dan anggota DPD mendengarkan pidato kenegaraan Presiden dalam sidang bersama yang diselenggarakan bergantian oleh DPR atau DPD.

Untuk penyelenggaraan sidang bersama, DPD telah membentuk Tim Kerja Persiapan Sidang Bersama DPR-DPD yang menyiapkan materi acara dan mengatur tata acaranya. La Ode Ida menjadi koordintor panitia pengarah (steering committee), sedangkan Gusti Kanjeng Ratu Hemas sebagai koordinator panitia pelaksana (organizing committee).

DPD kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan sidang bersama DPR dan DPD dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung MPR/DPR/DPD Jakarta, pada 16 Agustus.

Kepala Bidang Pemberitaan dan Media Visual DPD Mahyu Darma menjelaskan DPD pertama kali menjadi tuan rumah sidang bersama DPR dan DPD mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden pada 2011.

Sebelum keanggotaan DPD dan DPR selesai periode 2009-2014, menurut dia, masih ada satu kali lagi sidang bersama DPR dan DPD mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden yang akan diselenggarakan pada 16 Agustus 2014 dengan tuan rumahnya adalah DPR.(*/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!