ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 28 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2011 Diperkirakan Lebihi Target
Selasa, 27 September 2011 | 8:42

JAKARTA- Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2011 ini dapat melebihi target yang telah ditentukan sebelumnya yaitu sebesar 6,4%.

"Kami memprediksi pertumbuhan Indonesia tetap di atas 6%," kata Mari Elka Pangestu di Jakarta, Senin.

Menurut Mari, perkiraan jumlah pertumbuhan tersebut terindikasi antara lain dari data pada triwulan II tahun 2011 yang menyebutkan bahwa ekonomi Indonesia telah tumbuh 6,5%.

Dengan demikian, maka pada tahun 2011 ini, ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh 6,5%atau lebih tinggi dari perkiraan semula yakni 6,4%.

Hal tersebut merupakan pencapaian yang baik karena akibat meningkatnya risiko tekanan krisis utang di Amerika Serikat (AS) dan Eropa serta fluktuasi harga komoditas global diprediksi mengakibatkan revisi pertumbuhan ekonomi dunia.

Menurut perkiraan yang dibuat sejumlah lembaga internasional seperti IMF, pertumbuhan ekonomi dunia direvisi akan menurun baik pada 2011 maupun 2012.

Revisi tersebut antara lain menyebutkan bahwa perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia pada 2011 direvisi dari 4,3% menjadi 4%, sedangkan perkiraan pertumbuhan pada 2012 direvisi dari 4,5% menjadi 4%.

Perlambatan itu terjadi terutama di kawasan negara-negara maju yang pertumbuhannya hanya akan mencapai 6 persen (y-o-y).

Sedangkan negara-negara berkembang termasuk di kawasan ASEAN diperkirakan masih akan dapat tumbuh hingga di atas 5 persen (y-o-y).

Sementara volume perdagangan dunia diperkirakan juga melambat menjadi 7,5 persen (y-o-y), dan akan terus melambat hingga 2012 sebesar 5,8 persen (y-o-y).

Mendag mengemukakan, terkait dengan perdagangan, momentum pertumbuhan ekspor Indonesia tetap terjaga yaitu mengalami peningkatan 17,4 persen (y-o-y) pada triwulan II 2011.

"Kami optimistis jumlah ekspor pada tahun 2011 mencapai 200 miliar dolar AS," katanya.

Ia juga menuturkan, Indonesia mengalami surplus neraca perdagangan baik untuk produk migas maupun produk nonmigas.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!