ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 20 Juni 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

SEMESTER I-2012

Pendapatan Garuda Capai US$ 1,512 Miliar
Rabu, 1 Agustus 2012 | 15:30

JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk meraup pendapatan usaha sebesar 1,512 miliar dolar AS pada semester I-2012 dan membukukan laba usaha sebesar 10,8 juta dolar AS.

Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda Pujobroto dalam siaran pers di Jakarta, Selasa, menjelaskan bahwa pendapatan semester I-2012 tersebut meningkat sebesar 17,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,285 miliar dolar AS.

Laba usaha Garuda meningkat sebesar 131 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang rugi sebesar 34,8 juta dolar AS.

Peningkatan pendapatan dan laba usaha tersebut berhasil dicapai melalui ekspansi operasional perusahaan, peningkatan kualitas pelayanan dan berbagai langkah efisiensi sebagai implementasi program "Quantum Leap 2011-2015".

Garuda Indonesia menerapkan "Quantum Leap" sebagai program strategis untuk mengembangkan Garuda Indonesia menjadi airline yang kompetitif pada masa yang akan datang.

Pada semester I-2012 Garuda Indonesia berhasil mengangkut 9.617.568 penumpang atau meningkat sebesar 22,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 7.858.142 penumpang.

Kapasitas produksi (availability seat kilometer/ASK) juga meningkat sebesar 13,9 persen menjadi Rp 17,78 miliar, dari Rp 15,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, yield penumpang juga meningkat sebesar 4,1 persen menjadi 9,40 sen dolar AS dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 9,03 sen dolar AS.

Frekuensi penerbangan Garuda pada semester I-2012 ini juga meningkat sebesar 18,6 persen menjadi 72.693 penerbangan, dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 61.286 penerbangan.

Selain itu, Garuda Indonesia juga berhasil meningkatkan tingkat isian penumpang (Seat Load Factor/SLF) menjadi 74,8 persen, dari 73,5 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Utilisasi pesawat meningkat menjadi 10:41 jam dari 10:33 jam pada periode yang sama tahun lalu, sementara tingkat ketepatan penerbangan (OTP) pada semester I tahun 2012 ini mencapai 85,31 persen.

Pada semester I-2012, Garuda Indonesia berhasil meningkatkan pangsa pasar di pasar domestik menjadi 27,6 persen, dari 26,5 persen pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pangsa pasar di pasar internasional meningkat menjadi 24 persen, dari 23,2 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, dalam pengembangan armada dan ekspansi perusahaan yang dilaksanakan, pada tahun ini Garuda akan menerima 20 pesawat baru terdiri atas 4 Boeing 737-800NG, 2 Airbus A330-200, 9 pesawat Airbus A320 untuk Citilink, dan 5 pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen.

Pesawat itu nantinya akan digunakan oleh Garuda Indonesia untuk melayani penerbangan rute domestik dan regional melalui hub di Makassar, Medan dan Balikpapan mulai akhir 2012.

Ia menyebutkan, dari 21 pesawat tersebut, Garuda Indonesia telah menerima kedatangan 10 pesawat yang terdiri atas 4 Boeing 737-800 NG, 1 Airbus A330-200, dan 5 Airbus A320.

Dengan kedatangan pesawat-pesawat baru tersebut, kata dia, pada tahun 2012 jumlah armada Garuda Indonesia akan mencapai sebanyak 105 pesawat dengan rata-rata usia 5,8 tahun.

Melalui program "Quantum Leap", Garuda Indonesia akan mengoperasikan sebanyak 194 pesawat pada tahun 2015. (tk/ant)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close