ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 21 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Pemerintah Jamin Harga Kedelai Stabil 2014
Rabu, 4 September 2013 | 19:21

Pekerja memindahkan kedelai ke dalam karung di gudang kedelai, Jakarta, Senin (26/8). Melemahnya nilai tukar rupiah yang sempat menembus angka Rp 11.000 per satu dollar Amerika Serikat, membuat harga kedelai impor melonjak dari harga Rp 7.450 per kilogram menjadi Rp 9.000 per kilogram. Investor Daily/ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/Koz/ama/13. Pekerja memindahkan kedelai ke dalam karung di gudang kedelai, Jakarta, Senin (26/8). Melemahnya nilai tukar rupiah yang sempat menembus angka Rp 11.000 per satu dollar Amerika Serikat, membuat harga kedelai impor melonjak dari harga Rp 7.450 per kilogram menjadi Rp 9.000 per kilogram. Investor Daily/ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/Koz/ama/13.

DENPASAR - Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengatakan pemerintah tahun 2014 harus menjamin persediaan kedelai untuk menjaga stabilitas harga di pasar.

"Persediaan kacang kedelai tahun 2014 ditargetkan sebanyak 2,5 juta ton. Sedangkan tahun 2013 hanya mencapai 1,5 juta ton. Sehingga stabilitas harga di tingkat petani maupun industri relatif aman dan stabil," kata Rusman di Nusa Dua, di sela menghadiri pembukaan pameran "UKM Internasional" di Nusa Dua, Bali, Rabu (4/9).

Ia mengatakan dari total target persediaan tersebut, minimal sebanyak 25 persen hingga 30 persen adalah produksi dalam negeri dan diharapkan tidak mengimpor. Selain itu, minimal 20 ribu sampai 40 ribu ton stok tersebut harus ada di gudang Bulog.

"Pemerintah hanya mendorong dengan kebijakan. Namun penguasaan persediaan kedelai tersebut harus melalui Bulog dan harus ada upaya untuk mengatasi stabilitas harga dan stok melalui Bulog tersebut," katanya.

Rusman mengatakan Bulog sendiri berkewajiban untuk meningkatkan persediaan kedelai dan diharapkan lebih prioritas produk dalam negeri. Dengan langkah itu diyakini stok kedelai aman dan harga stabil.

Saat ini harga kedelai di tingkat pengrajin dan industri sudah mencapai tertinggi yakni Rp 10 ribu. Sementara di tingkat petani masih terjadi fluktuasi mulai dari Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per kilogram. (ID/tk/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close