ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Para Group Suntik 30% Saham Bank Sulut
Kamis, 28 Juli 2011 | 20:22

MANADO-Para Group, perusahaan milik pengusaha nasional, Chairul Tanjung, siap memberikan suntikan modal sebesar 30 % ke Bank Sulut dalam upaya memperkuat bank ini sehingga mampu berkembang menjadi andalan di wilayah Sulawesi.

"Pak Chairul Tanjung meminta tambahan modal saham 30%, sehingga mampu memberi manfaat signifikan terhadap Bank Sulut, kalau cuma lima persen kan percuma saja," kata Regional Manager Bank Mega Makassar, Max Kembuan, sebagai utusan Para Group dalam pemaparan di hadapan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Sulut di Manado, Kamis (27/7).

Max mengatakan, menjadi salah satu visi Para Group yakni membantu perkuatan modal bank pembangunan daerah di wilayah Indonesia Timur, dan Bank Sulut merupakan bank daerah pertama di kawasan ini yang dibidik mendapatkan suntikan dana Para Group.

"Rencana kami semua bank pembangunan daerah di Indonesia Timur akan dibantu sisi permodalannya, karena disadari peran bank daerah ini sangat signifikan menopang perekonomian daerah," kata Max.

Misi utama Para Group mendorong sektor riil dapat bertumbuh dan berkembang menjadi andalan dalam perekonomian daerah, dan Bank Sulut dinilai sebagai lembaga keuangan terdepan yang telah membuktikan peranannya usaha kecil menengah.

"Pemegang saham Bank Sulut tidak perlu khawatir Para Group akan mengambil peran dalam operasional perusahaan secara langsung, karena tujuan utamanya hanya membantu agar bank daerah dapat berkembang menjadi andalan di masing-masing daerah," kata Max.

Para Group melalui salah satu anak perusahaannya, Bank Mega sebelumnya telah bekerja sama dengan Bank Sulut dalam hal pendanaan kredit sebesar Rp450 miliar.

"Bank Mega membantu pendanaan dengan sistem channeling untuk pemberian kredit kepada debitur, sebesar Rp200 miliar sudah dilakukan sejak tahun lalu, dan Rp250 miliar baru ditandangani MoU pada Rabu (27/7)," kata Max.

Para Group memiliki tiga jaringan bisnis yakni Mega Corporation, Trans Corporation dan CT Global Resources.

Mega Corporation yang merupakan holding di bidang keuangan, saat ini memiliki delapan anak perusahaan masing-masing, Bank Mega, Bank Syariah Mega, Mega Insurance, Mega Life, Mega Finance, Mega Auto Finance, Mega Central Finance dan Mega Capital. Sementara Trans Corporation dengan dua media, satu media televisi Trans TV dan media online, Detik.com. (ant/hrb)  


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close