Neraca Berjalan Korsel Kembali ke Surplus
Kamis, 29 Maret 2012 | 9:48
Bisnis Korsel. foto ilustrasi: koreatimes.co.kr SEOUL-Korea Selatan kembali ke surplus neraca berjalan pada Februari, angka resmi menunjukkan Kamis (29/3), menandakan ekonomi yang didukung ekspor itu sedang menanggulangi pertumbuhan yang lamban di Eropa dan Amerika Serikat.
Neraca tersebut mencatat surplus 639 juta dolar AS pada Februari, kata bank sentral, dibanding dengan defisit yang direvisi pada Januari yang mencapai 969 juta dolar AS. Sedangkan surplus pada Februari 2011 tercatat 1,13 miliar dolar.
Bank tersebut mencatat penguatan ekspor mobil dan kapal. Sedangkan neraca barang mencatat surplus 1,39 miliar dolar pada Februari, direvisi pada Januari 1,62 miliar dolar.
Ekspor ke Eropa naik 21 persen pada Februari dibanding setahun lalu dengan penurunan 38 persen pada Januari. Pengiriman ke Amerika Serikat naik 46,7 persen dibanding setahun sebelumnya dibanding dengan penurunan 0,5 persen pada Januari.
Penurunan dalam neraca jasa tersebut, yang termasuk belanja oleh warga Korea Selatan yang melakukan perjalanan luar negeri, tercatat 1,22 miliar dolar pada Februari.
Angka tersebut meningkat dibanding defisit 130 juta dolar pada Januari dikarenakan pembayaran royalti luar negeri yang lebih tinggi terkait dengan hak-hak properti intelektual.
Neraca pendapatan, yang meliputi upah untuk para pekerja asing dan juga pembayaran dividen luar negeri, menunjukkan surplus 613 juta dolar dibanding dengan surplus 1,19 miliar dolar pada Januari.
Neraca modal dan finansial, mencatat 'net outflow' 691 juta dolar pada Februari dibanding dengan 'net inflow' 1,31 miliar dolar bulan sebelumnya.(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
‘BEI Hanya Kalah Oleh Bursa Singapura’
Samsung Diminta Jadikan Indonesia Basis Produksi
Pengembang Singapura Jajaki Investasi di Indonesia
OJK: Pasar Modal Asean Harus Sederajad
Krakatau Steel tak Bagikan Dividen
Indonesia Harus Serius Kembangkan Inovasi Teknologi