Nasib Sukhoi Dipertaruhkan
Oleh Inneke Lady dan Trimurti | Minggu, 13 Mei 2012 | 23:26
Tim Basarnas dibantu TNI/Polri dan relawan terus melakukan proses evakuasi dan penyelamatan korban pesawat nahas tersebut. Tim juga menggunakan anjing pelacak guna memudahkan evakuasi korban. Investor daily/antara JAKARTA – Jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 (SSJ-100) saat melakukan demo terbang (joy flight) di kawasan Gunung Salak, Bogor, Rabu (9/5), menjadi pertaruhan masa depan Sukhoi Aviation Holding Company. Soalnya, kecelakaan terjadi saat produsen pesawat terbang Rusia itu bangkit dan berupaya meraih kepercayaan internasional dengan mencanangkan penjualan hingga 1.000 unit SSJ-100 ke pasar global.
Sukhoi diperkirakan tetap eksis jika hasil investigasi pihak berwenang menyimpulkan kecelakaan yang diduga menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat (berjumlah 45 orang) tersebut disebabkan kesalahan pilot (human error). Sebaliknya, jika hasil investigasi membuktikan kecelakaan disebabkan masalah teknis (technical error), Sukhoi akan kesulitan memasarkan pesawatnya di pasar global.
Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo memperkirakan permintaan terhadap pesawat Sukhoi menurun untuk sementara, setidaknya hingga hasil investigasi diumumkan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). “Jika hasil investigasi menunjukkan tidak ada masalah dengan kondisi pesawat, saya kira itu baik bagi kelanjutan bisnis Sukhoi,” kata Dudi di Jakarta, Jumat (11/5).
Para kolumnis di Rusia juga memperkirakan kecelakaan di Gunung Salak akan memengaruhi pemasaran pesawat Sukhoi SSJ-100 di pasar global. Padahal, industri pesawat Rusia telah mempertaruhkan segalanya untuk pembuatan SSJ-100.
Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di
http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Ahmad Zacky dan Darin Mumtazah Mangkir dari Panggilan KPK
AS Yakin Indonesia Aman dari Krisis
OJK Upayakan Persingkat Proses IPO
Krakatau Steel Bangun Pabrik Baja KHI
Hatta: Perekonomian Indonesia Masuk 15 Terkuat Dunia
China Rencanakan Bangun Kawasan Industri di Luar Jawa
ABDUL HADI, Terapkan Tiga Kunci Sukses