MEC Investasi US$5 Miliar ke Kaltim
Minggu, 12 Agustus 2012 | 5:28
Perusahaan Tambang. Ilustrasi. (sumber: JG Photo)
SAMARINDA-Perusahaan tambang Minerals Enegry and Commodities
(MEC) siapa menanamkan modal di Kaltim senilai US$5 miliar atau setara Rp47,375 triliun, yakni dengan
kurs 1 Dolar sama dengan Rp9.475.
"Investasi sebesar itu akan digunakan MEC untuk menambang batu bara,
membangun jalan khusus berupa rel kereta api, dan membangun sarana pelabuhan
pengapalan batu bara," kata Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang
Faroek Ishak di Samarinda, Sabtu (11/8).
Selain itu, lanjutnya, MEC juga akan berinvestasi untuk membangun pembangkit
listrik dengan kapasitas 1.500 mega Watt (MW) serta pabrik peleburan aluminium.
Sedangkan wilayah operasi yang disasar MEC terletak di Kabupaten Kutai Timur.
Dalam operasinya di kawasan itu, MEC akan dibantu oleh tiga anak perusahaannya,
yakni PT Tekno Orbit Persada, PT Trans Kaltim Kencana, dan PT Trans Kaltim.
"Proyek ini diestimasikan akan mampu merekrut tenaga kerja mencapai 5.000
orang, sehingga masyarakat lokal dapat diberdayakan untuk berpartisipasi dalam
perekrutan tenaga kerja agar kegiatan ini berdampak pada pengurangan kemiskinan
di Kaltim," katanya.
Gubernur meminta warga Kutai Timur agar mendukung proyek tersebut, karena
kegiatan itu bukan saja dapat memberikan dampak positif langsung bagi
masyarakat setempat, namun juga mampu meningkatkan pendapatan dan ekonomi
daerah, termasuk meningkatkan ekonomi negara.
Menurut Awang, sejumlah proyek yang segera dibangun MEC tersebut, kelak akan
menjadi kebanggaan bagi Kaltim dan kebanggaan bagi negara, pasalnya kegiatan
usaha itu juga berhubungan dengan negara lain.
Selain itu, proyek tersebut juga masuk dalam program Masterplan Percepatan,
Perluasan dan Peningkatan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk wilayah Kalimantan
yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Sejumlah proyek lain yang masuk dalam MP3EI yang telah dan sedang dibangun di
Kaltim antara lain, pembangunan pabrik Pupuk Kaltim V di Kota Bontang,
Pelabuhan Peti Kemas Karingau di Kota Balikpapan, KIPI Maloy di Kutai Timur,
dan Bandara Samarinda Baru di Kota Samarinda. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
ABDUL HADI, Terapkan Tiga Kunci Sukses
Ahmad Zacky dan Darin Mumtazah Mangkir dari Panggilan KPK
China Rencanakan Bangun Kawasan Industri di Luar Jawa
Hatta: Perekonomian Indonesia Masuk 15 Terkuat Dunia
Investor Lokal Jangan Tertinggal
Krakatau Steel Bangun Pabrik Baja KHI