ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

MEC Investasi US$5 Miliar ke Kaltim
Minggu, 12 Agustus 2012 | 5:28

Perusahaan Tambang. Ilustrasi.  (sumber: JG Photo) Perusahaan Tambang. Ilustrasi. (sumber: JG Photo)

SAMARINDA-Perusahaan tambang Minerals Enegry and Commodities (MEC) siapa menanamkan modal di Kaltim senilai US$5 miliar  atau setara Rp47,375 triliun, yakni dengan kurs 1 Dolar sama dengan Rp9.475.

"Investasi sebesar itu akan digunakan MEC untuk menambang batu bara, membangun jalan khusus berupa rel kereta api, dan membangun sarana pelabuhan pengapalan batu bara," kata Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak di Samarinda, Sabtu (11/8).

Selain itu, lanjutnya, MEC juga akan berinvestasi untuk membangun pembangkit listrik dengan kapasitas 1.500 mega Watt (MW) serta pabrik peleburan aluminium.

Sedangkan wilayah operasi yang disasar MEC terletak di Kabupaten Kutai Timur. Dalam operasinya di kawasan itu, MEC akan dibantu oleh tiga anak perusahaannya, yakni PT Tekno Orbit Persada, PT Trans Kaltim Kencana, dan PT Trans Kaltim.

"Proyek ini diestimasikan akan mampu merekrut tenaga kerja mencapai 5.000 orang, sehingga masyarakat lokal dapat diberdayakan untuk berpartisipasi dalam perekrutan tenaga kerja agar kegiatan ini berdampak pada pengurangan kemiskinan di Kaltim," katanya.

Gubernur meminta warga Kutai Timur agar mendukung proyek tersebut, karena kegiatan itu bukan saja dapat memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat setempat, namun juga mampu meningkatkan pendapatan dan ekonomi daerah, termasuk meningkatkan ekonomi negara.

Menurut Awang, sejumlah proyek yang segera dibangun MEC tersebut, kelak akan menjadi kebanggaan bagi Kaltim dan kebanggaan bagi negara, pasalnya kegiatan usaha itu juga berhubungan dengan negara lain.

Selain itu, proyek tersebut juga masuk dalam program Masterplan Percepatan, Perluasan dan Peningkatan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk wilayah Kalimantan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Sejumlah proyek lain yang masuk dalam MP3EI yang telah dan sedang dibangun di Kaltim antara lain, pembangunan pabrik Pupuk Kaltim V di Kota Bontang, Pelabuhan Peti Kemas Karingau di Kota Balikpapan, KIPI Maloy di Kutai Timur, dan Bandara Samarinda Baru di Kota Samarinda. (ant/hrb)  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close