ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Martina Berto Targetkan Penjualan Rp653 Miliar 2011
Selasa, 31 Mei 2011 | 16:45

Sejumlah petugas membantu calon investor ritel mengisi formulir saat dimulainya periode perdagangan saham Martina Berto di Jakarta, 3 Januari 2011. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN Sejumlah petugas membantu calon investor ritel mengisi formulir saat dimulainya periode perdagangan saham Martina Berto di Jakarta, 3 Januari 2011. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN

JAKARTA - PT Martina Berto Tbk menargetkan penjualan senilai Rp653 miliar selama 2011 atau naik 15,3% dibanding 2010 senilai Rp566 miliar. Peningkatan penjualan tahun ini akan dipicu dari produk baru yang akan diluncurkan oleh perusahaan.

"Penjualan tahun ini akan didorong dari produk baru yang akan diluncurkan. Sementara, penjualan produk perusahaan yang diekspor memberikan kontribusi sebesar 2,5%," kata Direktur Utama MBTO Bryan David Emil usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa.

Peningkatan target penjualan itu, kata dia, juga akan mendukung peningkatan pendapatan sepanjang tahun ini yang ditargetkan sebesar 19,5% menjadi Rp360 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp301 miliar.

"Dengan peningkatan penjualan dan pendapatan tahun ini, perseroan memprediksi dapat mencapai peningkatan laba bersih sekitar 31% menjadi Rp48 miliar pada 2011," katanya.

Sementara itu, pertumbuhan operasional perseroan juga ditargetkan meningkat 18,1% dari Rp51,7 miliar menjadi Rp61 miliar.

Terkait dana penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), Bryan mengatakan, pihaknya telah menggunakan sekitar 20% dari total dana IPO yang mencapai Rp250 miliar.

"Sampai saat ini dana IPO yang terpakai sebesar Rp54 miliar yang digunakan untuk melunasi utang kepada Bank CIMB Niaga dan Rp785 juta untuk pengembangan Martha Tilaar Shop. Sisanya ditempatkan di dalam deposito dan penggunaannya akan mengikuti rencana sesuai prospektus," ujarnya.

Sebelumnya, dipaparkan dalam IPO MBTO, dana IPO sebesar Rp262,700 miliar sekitar 54% akan digunakan untuk membiayai pembangunan pabrik baru di Cikarang serta pembelian mesin-mesin produksi dan utilitas.

Sisanya, akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja seperti renovasi gedung, pengembangan Martha Tilaar Shop (MTS) sebagai pelayan konsumen di dalam negeri dan sebagai market entry point di kawasan Asia-Pasific, serta beragam pengembangan lainnya.

Bagi dividen
Sementara pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan MBTO Handiwidjaja menambahkan, dalam RUPST Martina Berto yang merupakan salah satu anak perusahaan Martha Tilaar Group, telah menyepakati untuk membagikan dividen sebesar Rp10 per saham atau setara dengan Rp10,7 miliar (29,1%) dari laba bersih 2010 yang sebesar Rp36,7 miliar.

"Recording date dividen MBTO adalah 8 Juli 2011 dan pembagian dividen akan dilakukan pada 22 Juli 2011," ujar dia. (gor/ant)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close