ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 21 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Linda Gumelar Menyayangkan Minimnya Perempuan di KPU
Senin, 26 Maret 2012 | 12:06

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) Linda Amalia Sari Gumelar menyayangkan minimnya kaum perempuan yang menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saya menyayangkan hanya ada satu anggota KPU yang berjenis kelamin perempuan yakni Ida Budiati," kata Menteri PP-PA Linda Gumelar di Jakarta, Senin.

Linda menjelaskan, untuk mendukung program pengarusutamaan gender seharusnya anggota perempuan yang duduk di anggota KPU bisa lebih banyak. "Dari tujuh orang anggota KPU seharusnya keterwakilan perempuan yang duduk di sana minimal ada dua atau tiga orang," katanya.

Sementara itu, sebanyak tujuh anggota KPU periode 2012-2017 terpilih melalui rapat pleno Komisi II di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Kamis (22/3) malam.

Sebanyak tujuh anggota KPU tersebut yakni, Ida Budhiati, Sigit Pamungkas, Arief Budiman, Husni Kamil Malik, Ferry Kurnia Rizkiansyah, Hadar Nafis Gumay, dan Juri Ardiantoro.

Mereka terpilih dari 14 calon anggota KPU yang telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi II DPR RI pada 19-22 Maret 2012.

Calon yang gagal terpilih sebagai anggota KPU periode 2012-2017 adalah, Hasyim Asy'ari, Ari Darmastuti, Enny Nurbaningsih, Muhammad Najib, Mohammad Adhy Syahputra Aman, Zainal Abidin, dan Evie Ariadne Shinta Dewi. (ant/gor)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close