ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 23 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Kenaikan Peringkat Investasi Indonesia Tarik Minat Investor Asing
Selasa, 17 Januari 2012 | 16:13

Kenaikan Peringkat Investasi Indonesia Tarik Minat Investor Asing. Foto: Investor Daily/ ANTARA/Audy Alwi/ama/11 Kenaikan Peringkat Investasi Indonesia Tarik Minat Investor Asing. Foto: Investor Daily/ ANTARA/Audy Alwi/ama/11

JAKARTA- Peringkat layak investasi atau "investment grade" Indonesia pada tingkat BBB- dapat meningkatkan partisipasi investor asing ke Indonesia, kata Kepala Perwakilan "Fitch Rating" di Indonesia Baradita Kattopo di Jakarta, Selasa (17/1).

"Sebelum mendapatkan peringkat BBB-, kita sulit untuk mendapatkan investor di pasar modal internasional, namun dengan peringkat kita sekarang maka Indonesia sudah menjadi tujuan investasi investor global," kata Baradita pada Seminar "Fitch Credit Briefing on Indonesia".

Pada 15 Desember 2011, lembaga pemeringkat Fitch menaikkan peringkat "foreign currency long term" (tingkat risiko untuk berinvestasi di suatu negara dalam jangka panjang) Indonesia menjadi BBB- dari BB+ yang merefleksikan ketahanan pertumbuhan ekonomi suatu negara, rendahnya rasio utang publik, penguatan likuiditas eksternal serta kerangka makro ekonomi yang bijak (prudent).

"Kami melihat tren investasi jangka panjang meningkat, bidangnya juga terdiversifikasi dan tidak hanya terkonsentrasi pada sektor-sektor tertentu, meski ada sektor yang menjadi daya tarik di Indonesia, seperti komoditas, sumber daya alam, dan telekomunikasi," ungkap Baradita.

Meski peringkat layak investasi Indonesia tersebut masih berada di bawah negara ASEAN lain seperti Thailand (BBB), Malaysia (A-) dan Singapura (AAA) namun peringkat Indonesia berada di atas Vietnam (B+) dan Filipina (BB+).

"Indonesia adalah negara dengan perekonomian terbesar di ASEAN dengan bidang investasi yang sangat terdiversifikasi sehingga cukup kuat untuk menarik investor asing, ditambah keunggulan struktur demografi dan kekayaan sumber daya alam," tambah Baradita.

Baradita mengatakan bahwa investor yang tertarik ke Indonesia berasal dari tiga wilayah yaitu Asia, khususnya Singapura dan Hong Kong, Eropa dan Amerika Serikat.

"Namun peringkat Indonesia masih bisa meningkat bila ada perbaikan infrastruktur, penambahan pendapatan per kapita, peningkatan rasio penerimaan pajak terhadap GDP serta perbaikan dalam masalah struktural pemerintah," ungkap Baradita.

Fitch mencatat bahwa pendapatan per kapita Indonesia masih rendah yaitu 3.600 dolar AS, sementara negara berperingkat BBB memiliki pendapatan per kapita sebesar 9.700 dolar AS, sedangkan sumbangan pajak bagi produk domestik bruto Indonesia diperkirakan hanya 17 persen pada 2011 padahal peringkat BBB berkisar pada 33 persen.

Rendahnya pendapatan dan beratnya beban anggaran terhadap program subsidi pemerintah dapat menghambat belanja modal, mengurangi fleksibilitas fiskal dan menjadikan anggaran terkena resiko volatilitas harga komoditas.

"Biaya subsidi yang tinggi akan membebani APBN, dari kaca mata peringkat investasi kondisi seperti itu akan mengurangi potensi kredit," kata Baradita.

Meski posisi likuditas eksternal Indonesia membaik sejak awal 2000-an yang ditandai dengan bertambahnya cadangan devisa karena banyaknya modal asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia, hal tersebut menurut Baradita dapat meningkatkan resiko penarikan modal.

"Namun kami melihat bahwa tindakan pemerintah untuk mengurangi pembalikan modal pada September 2011 sudah cukup efektif sehingga dalam waktu yang cepat perekonomian sudah stabil dan tidak menguras cadangan devisa terlalu banyak," kata Baradita.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close