ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Kemenpera Bangun 700 Ribu Rumah Sampai 2014
Rabu, 4 Mei 2011 | 15:37

PALEMBANG - Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tahun 2011-2014 telah memprogramkan pembangunan 700 ribu unit rumah murah layak huni.

“Sasaran program tersebut yakni pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) kawasan permukiman,” kata Sekretaris Kemenpera, Iskandar Saleh, pada acara sosialisasi kebijakan bidang perumahan dan kawasan permukiman di Palembang, Rabu.

Dijelaskannya, total sasaran program pembangunan 700 ribu unit rumah layak huni, sehat, aman, serasi, teratur dan berkelanjutan itu perlu didukung dengan penyediaan PSU perumahan dan permukiman.

Selanjutnya, dari program tahun 2011-2014 pembangunan 700 ribu unit rumah layak huni itu, khusus tahun 2011 saja diprogramkan sebanyak 117.010 unit.

Mengenai pembiayaan perumahan, menurut Iskandar, sejak diluncurkannya fasilitas likuiditas pada tahun 2010, telah berhasil dibiayai sebanyak 14 ribu unit rumah sejahtera tapak, dan 1.600 unit rumah sejahtera susun.

Hanya saja permasalahannya, kata dia, kemampuan atau daya beli masyarakat masih sangat terbatas, dan kenaikan penghasilan setiap tahunnya tidak signifikan dibandingkan dengan laju inflasi per tahun.

Selanjutnya, faktor lain adalah keterjangkauan angsuran KPR bersubsidi diberikan secara terbatas selama masa subsidi empat sampai 10 tahun, optimalisasi pemanfaatan dana APBN sejalan dengan keterbatasan keuangan negara.

“Permasalahan lainnya, juga memerangi rejim suku bunga tinggi melalui penyediaan dana murah jangka panjang sampai dengan melembaganya tabungan perumahan nasional (TPN), serta daya tarik bagi sumber dana lain untuk berperan dalam pembiayaan perumahan,” katanya.

Menurut dia, pihak Kementerian Perumahan Rakyat tahun 2011-2014 telah menargetkan fasilitas pembangunan rumah umum sebanyak 1,350 juta unit.

“Rumah umum ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan kelompok sasaran PNS, TNI, POLRI, pegawai/pekerja Jamsostek dan pekerja informal yang diformalkan,” katanya. (gor/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!