ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 29 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

KBN Siap Jadi Perusahaan Internasional
Senin, 24 September 2012 | 11:36

JAKARTA-Direktur Utama PT Kawasan Berikat Nusantara Persero, Raharjo Arjosiswoyo, mengklaim perusahaan yang dipimpinnya terkenal di kawasan Asia dan kini tengah mempersiapkan diri menjadi perusahaan bertaraf internasional.

"Persyaratan taraf internasional masih kurang, yakni harus bangun rumah sakit dan asrama (dormitory)," kata Raharjo ketika ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (24/9).

Menurutnya, untuk menuju perusahaan taraf internasional, perseroan bersama dengan tiga BUMN, yaitu PT Jamsostek Persero, PT Askes Persero, dan RS Pelni, bersama-sama membangun RS Buruh di wilayah KBN, Cakung, Jakarta Utara.

Pembangunan RS Buruh ini diperkirakan menghabiskan dana berkisar Rp150-Rp200 miliar, yang berasal dari konsorsium BUMN tersebut. Lahan yang digunakan seluas 2,1 hektare milik KBN dan didirikan sebanyak enam lantai.

Di wilayah tersebut, direncanakan dibangun asrama sebanyak enam lantai di lahan seluas empat hektare. Tahap awal, asrama itu bisa menampung 2.000 orang. Diharapkan pembangunannya selesai dalam waktu delapan bulan.

"Saat ini, kita sudah memiliki klinik, pasukan keamanan lengkap, dan sudah dipagar keliling," tuturnya.

Sementara itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengharapkan KBN bisa membangun asrama yang dapat menampung para buruh. Untuk itu, KBN harus mengkomunikasikan hal tersebut dengan masyarakat sekitar yang memiliki bisnis kos-kosan.

"Kita lagi coba ngomong ke masyarakat sekitar yang punya bisnis kos-kosan, seandainya bangun asrama, ganggu atau tidak," ungkap Dahlan.

Namun, Dahlan optimistis bahwa rencana KBN bisa menjadi perusahaan kelas internasional segera terwujud.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!