Kapal Selam Rudal Balistik Perkuat AL Rusia
Sabtu, 18 Agustus 2012 | 5:37
Rusia Bendera
MOSKOW-Kapal selam terbaru
bersenjata rudal balistik milik Rusia (SSBN) kelas Project 955 Borey bernama
Yury Dolgoruky, akan diberikan kepada armada Angkatan Laut Rusia pada September
2012. Rusia sedang meningkatkan lagi kapasitas angkatan bersenjatanya.
"Penyerahterimaan secara resmi kapal selam Yury
Dolgoruky kepada Kementerian Pertahanan akan berlangsung pada September
2012," kata sumber dari perusahaan pembuat kapal laut United Shipbuilding
Corporation pada Jumat (17/8).
Sebelumnya Angkatan Laut Rusia menyatakan kapal selam
itu mulai beroperasi pada Juli dan diundur Agustus. Kapal selam Yury
Dolgoruky telah merampungkan sejumlah latihan kelautan termasuk penembakan
rudal balistik Bulava pada Desember 2011.
Saudara kapal tersebut, kapal Alexander Nevsky, akan
melakukan uji coba peluncuran rudal Bulava lebih lanjut pada November 2012 sebagai bagian pelatihan
dari negara.
Kapal selam kelas Borey akan menjadi andalan Pasukan Strategis Penangkal Nuklir
Angkatan Laut Rusia untuk menggantikan sejumlah kapal kelas Project 667 atau
NATO Delta 4. Kapal selam itu sebanyak delapan unit.
Sementara itu, Kepala Armada, Laksamana Viktor
Chirkov, mengatakan kapal selam jenis pemburu sekelas Project 885 Yasen,
Severodvinsk, juga direncanakan beroperasi pada akhir 2012.
"Yasen sedang menjalani uji coba yang berkaitan
dengan program. Kami berharap kapal tersebut dapat beroperasi pada 2012,"
jelas dia.
Beberapa media asal Rusia sebelumnya telah menyatakan
bahwa pengoperasian kapal selam akan ditunda hingga 2013 karena masalah pada
penggerak bertenaga nuklir.
United Shipbuilding Corporation telah menegaskan kapal
tersebut akan beroperasi sesuai jadwal dan tidak ada masalah yang ditemukan.
(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Ahmad Zacky dan Darin Mumtazah Mangkir dari Panggilan KPK
ABDUL HADI, Terapkan Tiga Kunci Sukses
AS Yakin Indonesia Aman dari Krisis
China Rencanakan Bangun Kawasan Industri di Luar Jawa
Hatta: Perekonomian Indonesia Masuk 15 Terkuat Dunia
OJK Upayakan Persingkat Proses IPO
Krakatau Steel Bangun Pabrik Baja KHI