ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

PERTAHANKAN LABA BERSIH,

Kalbe Farma Terapkan Strategi Penjualan dan Efisiensi
Rabu, 25 April 2012 | 16:10

Presdir Grup Kalbe Irawati Setiady (dua dari kanan) dan International General Manager Sooil Co Ltd Ykee Choi (dua dari kiri) menyaksikan petugas (kanan) menjelaskan kepada calon pembeli tentang penggunaan alat kesehatan untuk penderita diabetes berupa pompa insulin yang mulai dipasarkan di Jakarta, Selasa (27/3). Alat produksi Sooil Co Ltd Korea, Dana Diabecare Insulin Pump, yang didistribusikan di Indonesia melalui PT Enseval Medika Prima, salah satu anak perusahaan PT Kalbe Farma Tbk, merupakan terapi terkini untuk menghindari komplikasi dengan menstabilkan kadar gula darah bagi pengidap diabetes di Indonesia. Foto: Investor Daily/Ant Presdir Grup Kalbe Irawati Setiady (dua dari kanan) dan International General Manager Sooil Co Ltd Ykee Choi (dua dari kiri) menyaksikan petugas (kanan) menjelaskan kepada calon pembeli tentang penggunaan alat kesehatan untuk penderita diabetes berupa pompa insulin yang mulai dipasarkan di Jakarta, Selasa (27/3). Alat produksi Sooil Co Ltd Korea, Dana Diabecare Insulin Pump, yang didistribusikan di Indonesia melalui PT Enseval Medika Prima, salah satu anak perusahaan PT Kalbe Farma Tbk, merupakan terapi terkini untuk menghindari komplikasi dengan menstabilkan kadar gula darah bagi pengidap diabetes di Indonesia. Foto: Investor Daily/Ant

JAKARTA - PT Kalbe Farma tbk menempuh strategi peningkatan penjualan dan efisiensi biaya untuk mempertahankan pertumbuhan laba bersih.

"Kami targetkan pada 2012 penjualan naik pada kisaran 18-20%, sedangkan laba bersih 10-15%," kata Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Kalbe, Vidjongtius di Jakarta, Rabu, saat diminta tanggapannya terkait capaian laba bersih.

PT Kalbe Farma Tbk pada kuartal I 2012 berhasil mencatat kenaikan laba bersih 27,7% atau sebesar Rp403 miliar. Perusahaan itu juga akan terus melakukan efisiensi biaya secara menyeluruh disertai peningkatan produktivitas produksi.

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian (belum diaudit) untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2012, Kalbe membukukan penjualan bersih sebesar Rp3.005 miliar, naik dibanding 2011 sebesar Rp2.353 miliar.

Sejalan dengan upaya pengendalian biaya produksi yang dijalankan secara konsisten dan tren harga bahan baku yang relatif stabil, Kalbe membukukan peningkatan laba kotor sebesar 20,7% pada triwulan pertama 2012 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp1.472 miliar.

Dengan kinerja pertumbuhan penjualan yang kuat dan pengendalian biaya secara menyeluruh, pada tiga bulan pertama 2012 Kalbe mencatat peningkatan laba sebelum pajak sebesar 25,9% menjadi Rp542 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp430 miliar.

Kinerja divisi obat resep memberikan kontribusi 26% terhadap total penjualan bersih Perseroan, dengan penjualan bersih tercatat Rp780 miliar pada tiga bulan pertama 2012 atau tumbuh 16.2% dari Rp671 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan obat generik terkait pelaksanaan sistem asuransi kesehatan nasional yang dimulai 2014, Kalbe telah menyelesaikan pabrik obat generik di Cikarang.

Kalbe juga sedang membangun fasilitas produksi untuk produk obat kanker dengan tujuan meningkatkan ketersediaan obat kanker dengan harga yang terjangkau. (ant/gor)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close