ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Jamsostek Siapkan Rp100 Triliun Antisipasi Penarikan Massal
Minggu, 18 September 2011 | 23:05

JAKARTA- PT Jamsostek mempersiapkan dana Rp100 triliun untuk mengantisipasi kemungkinan penarikan dana secara massal dari pekerja menyusul kontroversi pembahasan rancangan UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Pansus DPR.

Dirut PT Jamsostek Hotbonar Sinaga di Jakarta, Minggu, mengatakan belakangan ini muncul wacana dari pekerja yang akan menarik dana di BUMN itu jika UU BPJS mengecewakan mereka.

"Sebagian dari mereka bertanya apakah dana pekerja likuid di PT Jamsostek jika suatu saat mereka menariknya secara massal," kata Hotbonar.

Menjawab pertanyaan itu, dia mengatakan dana pekerja bisa ditarik kapan saja jika kondisi darurat. "Jika pekerja, dalam kondisi tertentu mendesak pencairan dana, kami sudah mengalokasikannya hingga Rp100 triliun," kata Hotbonar.

Penyiapan dana tersebut bukan hal istimewa karena secara prosedur, dana pekerja itu memang harus bisa ditarik kapan saja, terutama dalam kondisi mendesak atau darurat.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) itu mengingatkan jika penarikan dana terjadi juga maka akan terjadi guncangan di sektor perbankan dan pasar modal.

Sebagian besar dana pekerja tersebut di simpan di bank pemerintah dalam bentuk deposito dan surat berharga.

Hotbonar memperkirakan dana yang ditarik sekitar 20% dari yang dipersiapkan dalam jangka waktu setahun, tetapi jumlah itu sudah cukup mengguncang perbankan dan pasar modal. (gor/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!