Jamsostek Siapkan Rp100 Triliun Antisipasi Penarikan Massal
Minggu, 18 September 2011 | 23:02
Dirut Jamsostek Hotbonar Sinaga saat memberi keterangan pers. Foto: Investor Daily/GAGARIN JAKARTA- PT Jamsostek mempersiapkan dana Rp100 triliun untuk mengantisipasi kemungkinan penarikan dana secara massal dari pekerja menyusul kontroversi pembahasan rancangan UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Pansus DPR.
Dirut PT Jamsostek Hotbonar Sinaga di Jakarta, Minggu, mengatakan belakangan ini muncul wacana dari pekerja yang akan menarik dana di BUMN itu jika UU BPJS mengecewakan mereka.
"Sebagian dari mereka bertanya apakah dana pekerja likuid di PT Jamsostek jika suatu saat mereka menariknya secara massal," kata Hotbonar.
Menjawab pertanyaan itu, dia mengatakan dana pekerja bisa ditarik kapan saja jika kondisi darurat. "Jika pekerja, dalam kondisi tertentu mendesak pencairan dana, kami sudah mengalokasikannya hingga Rp100 triliun," kata Hotbonar.
Penyiapan dana tersebut bukan hal istimewa karena secara prosedur, dana pekerja itu memang harus bisa ditarik kapan saja, terutama dalam kondisi mendesak atau darurat.
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) itu mengingatkan jika penarikan dana terjadi juga maka akan terjadi guncangan di sektor perbankan dan pasar modal.
Sebagian besar dana pekerja tersebut di simpan di bank pemerintah dalam bentuk deposito dan surat berharga.
Hotbonar memperkirakan dana yang ditarik sekitar 20% dari yang dipersiapkan dalam jangka waktu setahun, tetapi jumlah itu sudah cukup mengguncang perbankan dan pasar modal. (gor/ant)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
ABDUL HADI, Terapkan Tiga Kunci Sukses
Ahmad Zacky dan Darin Mumtazah Mangkir dari Panggilan KPK
China Rencanakan Bangun Kawasan Industri di Luar Jawa
Hatta: Perekonomian Indonesia Masuk 15 Terkuat Dunia
Investor Lokal Jangan Tertinggal
Krakatau Steel Bangun Pabrik Baja KHI