ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 26 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

ITS Buka Jalur Mandiri Tanpa Tes
Sabtu, 5 Maret 2011 | 12:13

SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuka jalur Program Kemitraan Mandiri (PKM) sebanyak 25% dengan penerimaan tanpa tes.

"Waktu penerimaan jalur mandiri itu mepet dengan awal tahun ajaran baru," kata Pembantu Rektor I (akademik) ITS Surabaya Prof Ir H Arif Djunaidy MSc PhD kepada Antara di Surabaya, Sabtu.

Selain itu, kata Ketua Panitia Lokal (Panlok) SNMPTN Surabaya itu, waktu yang sempit itu pasti akan digunakan seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) secara bersamaan, sehingga bisa overlaping (tumpang tindih).

"Karena itu, kami sepakat menerima mahasiswa dari jalur mandiri tanpa tes, melainkan merujuk pada hasil tes SNMPTN bagi calon mahasiswa yang tidak diterima lewat jalur itu (SNMPTN)," katanya.

Menurut dia, penerimaan calon mahasiswa dari jalur mandiri tanpa tes juga dilakukan UNS dan Unri (Universitas Riau), bahkan kedua PTN itu juga menggunakan cara yang sama dengan mengacu hasil SNMPTN tulis.

Calon mahasiswa yang gagal SNMPTN itu bukan berarti mahasiswa yang bodoh, namun mereka umumnya memiliki kualitas yang baik, tapi mereka gagal diterima akibat keterbatasan kuota pada program studi tertentu.

"Jadi, kami akan menerima mereka tanpa tes dengan merujuk pada hasuil tes SNMPTN, tentunya kami memberlakukan sistem rangking untuk mendapatkan `input` yang terbaik pula," katanya.

Tahun ajaran 2011/2012, katanya, ITS akan menerima 3.000 mahasiswa baru dengan rincian meliputi 15% lewat jalur undangan (rapor dan indeks sekolah/PMDK), 25% jalur mandiri, dan 60% jalur SNPMTN (ujian tulis secara nasional).

"Dari 3.000 mahasiswa baru, ITS akan menyediakan 450 mahasiswa Bidik Misi (mahasiswa miskin yang diberi beasiswa penuh oleh Kemdiknas)," katanya.

Secara terpisah, Wakil Rektor I Unair Prof Dr drs Achmad Syahrani MS Apt mengatakan Unair sendiri akan menerima calon mahasiswa dari jalur mandiri sebanyak 40% melalui tiga gelombang.

"Unair merupakan satu-satunya PTN yang tidak mengikuti SNMPTN jalur undangan, sedangkan ITS, Unesa, IAIN, dan Unijoyo (Madura) mengikuti jalur undangan," katanya.

Menurut dia, Unair sudah meraih ISO internasional yang mengharuskan penerimaan mahasiswa dengan cara-cara yang terukur dan akuntabel yakni tes tulis, sehingga Unair mengikuti SNMPTN jalur tulis.

"Kalau jalur undangan itu diperbolehkan pakai tes, maka kami akan mengikutinya, tapi karena itu tidak boleh, maka kami tidak mengikutinya," katanya.

Untuk jalur mandiri (PMDK umum), katanya, Unair akan membuka tiga gelombang yakni gelombang I mulai 13 Juni hingga 3 Juli, gelombang II (11-24 Juli), dan gelombang III (PMDK alih jenis dan diploma) mulai 28 Juli hingga 7 Agustus. (*)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!