Indonesia-Ceko Kembangkan Kerja Sama di 3 Sektor
Selasa, 10 Juli 2012 | 8:32
Bendera Ceko JAKARTA-Pemerintah Indonesia dan Ceko sepakat mengembangkan kerja sama di 3 sektor dengan harapan akan meningkatkan hubungan ekonomi dan juga investasi yang saling menguntungkan.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam keterangan pers di Istana Merdeka Jakarta, Senin (9/7) sore, usai melakukan pembicaraan bilateral dengan Presiden Ceko Vaclav Klaus mengatakan tiga sektor tersebut masing-masing di bidang perdagangan, investasi dan pariwisata, bidang energi dan "green economi" serta bidang industri pertahanan.
"Hubungan antara Indonesia dan Ceko berjalan dengan baik dan terus berkembang, hubungan ekonomi meningkat secara signifikan. Ceko merupakan negara penting di Eropa Tengah dan Eropa Timur. Kami Berharap kerjasama perdagangan dan investasi lebih meningkat lagi," kata Presiden Yudhoyono.
Presiden optimistis hubungan kedua negara akan berkembang makin baik dan mengajak semua sektor terlibat dalam pembangunan konektivitas kedua negara melalui kerjasama antar pemerintah, kerjasama antara dunia usaha dan kerjasama antar masyarakat kedua negara.
"Saya juga senang mendengar beliau mengunjungi Borobudur dan Prambanan serta melakukan pertemuan bisnis. Beliau kesini membawa delegasi bisnis dan berinteraksi dengan kalangan usaha Indonesia," katanya.
Sementara itu Presiden Ceko Vaclav Klaus mengatakan pertemuan kedua pemimpin negara memberikan pesan yang jelas kepada masyarakat bahwa kedua negara siap mengembangkan hubungan strategis dan saling menguntungkan.
"Kami tadi berdiskusi mengenai kerjasama energi dan juga pembangunan yang berwawasan lingkungan. Pembicaraan mengenai energi sangat penting," katanya.
Ia menambahkan, Ceko siap meningkatkan kerjasama industri pertahanan dengan Indonesia dan saling menguntungkan kedua negara.
Perdagangan dan investasi Dalam bagian lain keterangan persnya, saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai sektor mana yang dianggap penting oleh Indonesia untuk peningkatan kerja sama dengan Ceko, Presiden Yudhoyono mengatakan bidang perdagangan dan investasi dapat menjadi sektor yang menarik untuk terus didorong pertumbuhannya.
"Saya melihat peluang di bidang investasi dan perdagangan menunjukkan tren yang positif. Salah satu caranya adalah mendorong semakin banyak interaksi antara pelaku dunia usaha dari kedua negara," tegas Presiden.
Selain investasi dan perdagangan, Kepala Negara juga mengatakan sektor industri pertahanan juga memiliki peluang yang cukup baik untuk dikembangkan.
"Kita punya masa lalu ada kerja sama diantara elemen pertahanan dari kedua negara, saya yakin bisa ditingkatkan kerjasamanya," kata Presiden.
Sedangkan Presiden Vaclav mengatakan Ceko siap mengembangkan dan bekerjasama dengan Indonesia dalam industri pertahanan mengingat sejumlah produk pertahanan Ceko sudah dikenal cukup lama di dunia seperti radar, senjata dan angkutan militer.(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Maharani Diajak Berhubungan Intim dengan Fathanah di Hotel
Enam Terpidana Mati akan Dieksekusi
Ahmad Fathanah Mengaku Memberikan Sumbangan pada PKS
Penangkapan Aiptu LS Merupakan Upaya Paksa
Indonesia-Thailand Sepakati Alokasi Gas Blok East Natuna
76,67 Persen Pemilih Partai Demokrat akan Bermigrasi