ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 20 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Indo Straits akan Bangun Kapal Batubara
Rabu, 16 November 2011 | 23:37

Dirut PT Indo Straits Tbk Hui Mun Leong (kanan) berbincang dengan Komisaris Utama Ong Chui Chat dan Presdir PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi Kokarjadi Chandra di sela penawaran umum perdana saham di Jakarta, Kamis (16/6). Perusahaan bidang jasa kelautan ini melepas 18,18% dari total kepemilikannya ke publik.
Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN Dirut PT Indo Straits Tbk Hui Mun Leong (kanan) berbincang dengan Komisaris Utama Ong Chui Chat dan Presdir PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi Kokarjadi Chandra di sela penawaran umum perdana saham di Jakarta, Kamis (16/6). Perusahaan bidang jasa kelautan ini melepas 18,18% dari total kepemilikannya ke publik. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN

JAKARTA - PT Indo Straits Tbk (PTIS) melalui anak usahanya, PT Straits Perdana, menandatangani perjanjian pembangunan kapal angkut batubara dengan Keppel Singmarine Pte Ltd di Singapura. Kapal angkut batubara tersebut memiliki kapasitas muat maksimal hingga 35 ribu ton per harinya.

"Diharapkan kapal tersebut dapat beroperasi untuk melayani para klien perseroan sekitar bulan Oktober 2012," ujar Direktur PTIS, Bong Nam Kong dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Pembangunan kapal ini menurutnya, akan dibiayai sebagian dari fasilitas pinjaman yang telah ditandatangani antara perseroan dengan PT Bank Permata Tbk (BNLI).

Perseroan sebelumnya telah meraih fasilitas pinjaman berjangka dari BNLI senilai US$35 miliar atau setara Rp2,99 triliun.

"Ini merupakan tonggak penting bagi perseroan dan sesuai dengan visi dan misi kami sebagai perusahaan terkemuka penyedia jasa terintegrasi kelautan dan penyedia jasa logistik di Indonesia," tuturnya.

Tahun ini Indo Straits menargetkan laba bersih bisa mencapai US$5,5 juta. 

Target ini didukung dari pendapatan perseroan, yang kegiatan utamanya adalah jasa rekayasa kelautan terintegrasi dan jasa dukungan logistik bagi perusahaan pertambangan gas, minyak bumi dan batubara. (gor/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close