ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 Mei 2012
Pencarian Arsip

Hinca Raih Gelar Doktor
Sabtu, 29 Januari 2011 | 10:09

Dr Hinca IP Pandjaitan mendapat ucapan selamat dari Rektor UPH Dr Jonathan L Parapak M Eng Sc (tengah), dan Prof Dr Bintan R Saragih SH, usai sidang akademik raih gelar doktor, di Kampus UPH, Karawaci, Tangerang, Banten, Jumat (28/1). Foto:Investor Daily/TINO OKTAVIANO Dr Hinca IP Pandjaitan mendapat ucapan selamat dari Rektor UPH Dr Jonathan L Parapak M Eng Sc (tengah), dan Prof Dr Bintan R Saragih SH, usai sidang akademik raih gelar doktor, di Kampus UPH, Karawaci, Tangerang, Banten, Jumat (28/1). Foto:Investor Daily/TINO OKTAVIANO

JAKARTA – Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (FH UPH) yang dipimpin Rektor UPH Dr (HC) Jonathan L Parapak M Eng Sc, melahirkan doktor kesembilan yaitu Dr Hinca IP Pandjaitan XIII SH MH ACCS.

Hinca dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude (sangat terpuji) di Auditorium Fakultas Kedokteran, Lantai 1 UPH, Jumat (28/1), setelah diuji secara terbuka oleh Prof Dr Bintan R Saragih SH, Prof Dr Satya Arinanto SH MH, Dr Lintong O Siahaan SH MH, Prof Dr Sri Setyaningsih SH, Prof Huala Adolf SH LLM PhD, dan Prof Hikmahanto Juawan SH LLM PhD.

Dua penguji lainnya, Dr Andi Alifian Mallarangeng dan Prof Dr Robert C Siekmann dari Belanda berhalangan hadir.

Hinca menulis disertasi dengan judul ‘Intervensi Negara Terhadap Pengelolaan, Penyelenggaraan, dan Penyelesaian Sengketa Sepakbola Profesional di Era Globalisasi Dalam Rangka Memajukan Kesejahteraan Umum di Indonesia.

Hinca mengatakan, tata kelola kompetisi sepakbola profesional yang bersifat global mulai dari pengaturan, penyelenggaraan, dan penyelesaian sengketa sepakbola profesional merupakan domain FIFA sebagai Federasi Sepakbola Internasional (international society).

Untuk memajukan kesejahteraan umum dan kepentingan publik, kata Hinca, negara dapat melakukan intervensi dalam arti turun tangan—bukan dalam arti campur tangan—secara strategis, terbatas, dan fokus sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung,” jelas Hinca.

Hinca, anak kedua dari tujuh bersaudara, dilahirkan di Aek Songsongan, tepi Sungai Asahan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, 25 September 1964. Dia merupakan anak dari pasangan Sangil Songsongan Pandjaitan XII (almarhum) dan Nurianna Orem Siagian.

Hinca menikah dengan Engelbertha EP Silalahi pada 1993. Mereka dikaruniai tiga orang anak yaitu Lachzamana TFA Pandjaitan XIV, Qhanszelir Pandjaitan XIV, dan Qhaizshar IQL Pandjaitan XIV. (rw)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

hotpangidoan | 1:17pm Jan 29, 2011

Horas, ingot tano batak da bapa, unang songon halak na asing, ndang hea mulak pature huta na. Mauliate.


hotpangidoan | 1:16pm Jan 29, 2011

Horas, ingot tano batak da bapa, unang songon halak na asing, ndang hea mulak pature huta na. Mauliate





Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close