ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Gubernur Soekarwo: Pendatang Harus Miliki Keahlian
Senin, 20 Agustus 2012 | 11:20

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo meminta setiap pendatang yang hendak bekerja di kota Surabaya memanfaatkan arus balik Lebaran 2012 memiliki keahlian dan keterampilan.

"Kalau sudah memiliki bekal maka pekerjaan di kota besar tidak akan sulit mendapatkannya. Tentunya ini juga akan baik untuk penghasilan," ujarnya di Surabaya, Senin.

Soekarwo mengaku tidak bisa melarang setiap warga dari desa datang ke kota besar, atau urbanisasi. Selain hak warga negara, tidak ada aturan yang melarang masyarakat Indonesia bertempat tinggal di dalam negeri sendiri.

Ia mengakui, tidak sedikit warga dari sebuah daerah yang datang dengan harapan tinggi mengubah nasib dengan bekerja di kota. Hanya saja, ia mengimbau agar tidak sembarangan datang ke kota besar tanpa dibekali keterampilan.

"Gaji buruh pabrik sudah cukup tinggi. Tapi semua harus dipikirkan semuanya, termasuk kebutuhan sehari-hari, seperti makan dan minum, komunikasi, transportasi dan sebagainya," kata gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut.

Ketua DPD Partai Demokrat Jatim tersebut juga mengimbau kepada semua Ketua RT dan RW di kota-kota besar di Jatim, untuk bisa memperhatikan skill atau keterampilan setiap warga pendatang. "Berharap ada kualifikasi yang bagus dan ini demi semuanya. Kalau seseorang memiliki keterampilan dan keahlian di bidang tertentu, pasti dibutuhkan," tukas Pakde Karwo.

Sementara itu, menghadapi musim arus balik, pihaknya telah berkoordinasi dan mengaku siap menghadapinya. Tidak hanya menyediakan fasilitas bus, kereta api dan kapal laut gratis, namun juga sumber daya manusia yang selalu siaga.

"Pemprov sudah siap membantu pemudik yang akan kembali. Alat transportasi gratis sudah dipersiapkan dan semoga bisa dimanfaatkan. Langkah ini juga untuk mengantisipasi berbondong-bondongnya pemudik menggunakan sepeda motor," tutur Pakde Karwo.    (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close