ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Golkar Tak Punya Alasan Tolak JK
Kamis, 3 Mei 2012 | 8:03

MAKASSAR- Pakar ilmu Pemerintahan dan Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Prof Dedy Tikson menyatakan bahwa Partai Golkar tidak punya alasan kuat menolak Jusuf Kalla (JK) untuk dicalonkan sebagai Presiden pada Pemilu Presiden 2014.

"Kalau mau dilihat secara fisik, JK adalah sosok kharismatik dengan segudang pengalaman, apa alasan Golkar menolak, terutama Golkar Sulawesi Selatan sebagai daerah kelahiran JK," katanya di Makassar, Rabu (2/5).

Menyinggung peta perpolitikan di tubuh Golkar Sulsel, kemungkinan akan mengikuti keputusan dengan menetapkan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden (capres) pada Rapat Pimpinan Nasional (rapimnas) Juli mendatang, dan itu sah-sah saja.

"Terlalu dini ini dibicarakan, kan belum tentu Pak Ical menjadi calon tunggal. Di tubuh Golkar masih banyak kader yang akan bersaing tentunya. Menurut pengamatan, JK masih menginginkan diusung Golkar," ujarnya.

Sinyal dukungan Ketua DPD I Golkar Sulsel yang juga Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dengan sejumlah pengurus kepada Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie menjadi calon tunggal pada rapimnas Juli mendatang, lanjut Dedy, tidak beralasan sebab, kalau melihat tokoh lain sebetulnya JK masih layak.

"JK masih layak dibanding tokoh lainnya. Tetapi kita belum mengetahui apakah Pak JK nantinya akan maju menjadi capres," ucapnya.

Terkait dengan sinyal apabila nantinya JK tidak dihitung di Partai Golkar, terutama di Sulsel oleh Syahrul Yasin Limpo sebagai Ketua sekaligus Gubernur, maka Partai Demokrat Sulsel siap memperjuangkan ketua PMI pusat ini menjadi calon presiden pada pilpres 2014 mendatang, kata Ketua Partai Demokrat Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin.

"Demokrat Sulsel siap mendorang untuk mencalonkan JK menjadi capres, sebab, Pak JK (Jusuf Kalla) itu kan tokoh yang kita banggakan di Sulsel. Saya pribadi dan pengurus partai di jajaran provinsi dan kabupaten kota akan memperjuangkan beliau. Saya menganggap beliau adalah guru," ucap Ilham yang juga Wali Kota Makassar, sekaligus kandidat yang telah mendeklarasikan akan maju pada Pilkada Gubernur Sulsel 2013.

Menurut dia, sebagai negarawan, JK telah membuktikan karya-karya besarnya sebagai orang Sulsel yang memiliki komitmen kedaerahan yang tinggi.

"Ketika beliau menjabat wapres (Wakil Presiden periode 2004-2009) kita lihat hasilnya," sebut Ilham. Ilham menyatakan siap pasang badan apabila ada yang mempermalukan Jusuf Kalla di Sulawesi Selatan.

"Saya beserta pengurus Partai Demokrat lainnya di Sulsel akan berjuang habis-habisan nanti dalam Rapat Pimpinan Daerah Khusus Partai Demokrat, termasuk di tingkat DPP agar beliau (Jusuf Kalla) diusung sebagai salah seorang calon presiden," tegas pria yang akan maju menjadi Calon Gubernur Sulsel berpasangan dengan anggota DPD RI Azis Khahar Muzakkar.

Ilham mengaku memaklumi namun menyayangkan mengapa Partai Golkar Sulsel yang dipimpinnya dua tahun lalu, menyepelekan JK dan hanya mengusulkan Aburizal Bakrie sebagai calon tunggal.

"Sangat disayangkan beliau sudah membangun Partai Golkar di Sulsel hingga besar, lantas tidak dihitung oleh Golkar Sulsel yang dipimpin Syahrul Yasin Limpo untuk pengusulan pencalonan capres tersebut. Untuk itu, Demokrat Sulsel siap mendukung Pak JK menjadi salah satu capres," ujarnya.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close