ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Gaikindo: Produksi Mobil Jepang Aman Sampai April
Kamis, 24 Maret 2011 | 19:03

JAKARTA - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Sudirman MR mengatakan, pasokan produksi kendaraan mobil merk Jepang untuk pasar Indonesia dinilai masih aman untuk bulan Maret dan April 2011.

"Produksi untuk Maret dan April akan aman, tetapi setelah April masih menunggu perkembangan," kata Sudirman di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, hal itu karena banyak perusahaan otomotif Jepang yang saat ini masih berkonsentrasi menyelamatkan para karyawan dan anggota keluarga pegawainya yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami di Negeri Sakura tersebut.

Sedangkan untuk Mei dan seterusnya, ujar dia, berbagai ATPM (agen tunggal pemegang merk) Jepang yang berada di Indonesia masih menunggu informasi dari perusahaan "principal"-nya masing-masing.

Karenanya, ia mengemukakan bahwa berbagai ATPM tersebut juga masih belum bisa menentukan berapakah jumlah "potential loss" yang terhitung akibat dari bencana yang melanda Jepang.

Sudirman yang juga menjabat sebagai Wakil Presdir PT Astra Daihatsu itu juga mengatakan, produksi pabrik Daihatsu tidak terganggu karena pabriknya terletak di daerah yang tidak terkena dampak langsung dari tsunami seperti di Osaka dan Kyoto.

Hal senada juga disampaikan oleh masing-masing ATPM seperti Direktur PT Indomobil Sukses Internasional Tbk Bambang Subijanto, Deputy Associate Director Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) Kristijanto, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Djoko Trisanyoto, dan Presiden Direktur Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Yohannes Nangoi.

Selain kondisi pabrik yang dinilai tidak terlalu parah akibat dampak gempa, para petinggi ATPM itu menyatakan, terdapat potensi gangguan terhadap pasokan bahan baku untuk beberapa komponen perakitan mobil.

Hal ini karena sebagian bahan baku berasal dari daerah terdampak bencana dan dikirim tidak hanya kepada pabrik komponen di Jepang tetapi juga di pabrik yang terdapat di kawasan ASEAN.

Mereka juga menyatakan masih melakukan upaya konsolidasi secara menyeluruh dengan pihak perusahaan "principal" di Jepang. (tk/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close