ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Erick Tohir Tak Akan Ubah Struktur Pemain DC United
Kamis, 12 Juli 2012 | 17:07

JAKARTA - Sebagai pemilik baru DC United, Eric Tohir akan menyiapkan dana untuk belanja pemain, agar bisa menarik sejumlah pemain berbakat ke klub yang baru dibelinya itu. Namun, rencana tersebut tidak mengubah struktur tim yang telah dibentuk oleh pelatih Ben Olsen.

Hal itu diungkapkan Erick Tohir, ketika menjawab pertanyaan wartawan mengenai rencana belanja pemain dalam jumpa pers di W Hotel Amerika Serikat, didampingi petinggi DC United, Jason Levien dan Will Chang.

Bos Grup Mahaka itu telah membeli klub sepakbola DC United, yang tergabung dalam Klub Major League Soccer (MLS), setelah Will Chang berhasil meyakinkannya. Maka, Erick Tohir menjadi salah satu pemilik DC United.

Pembicaraan berawal ketika Jason Levien yang juga menjadi pemilik minoritas klub NBA Philadelphia 76ers menghadiri peringatan hari ulang tahun orang tua Erick Tohir yang ke-50 di Jakarta. Kunjungan tersebut juga bertepatan dengan pertandingan persahabatan klub Los Angeles Galaxi dengan tim nasional Indonesia di Jakarta.

Bagi Chang, Erick dan Jason adalah akhir dari pencarian panjangnya untuk mencari mitra dalam menyelesaikan persoalan dan meningkatkan kualitas klub. Selama ini, Chang yang tinggal di California dan menjadi pemilik San Fransico Giants tidak dapat menjaga konsistensi kehadirannya dalam mengelola DC United.

Atas situasi itu, menurut Chang, DC United memerlukan figure lain yang memiliki komitmen dan bisa membawa kemajuan bagi klub.

Pada kesempatan tersebut, Chang menyatakan bahwa dirinya dan Erick akan terlibat di dalam setiap keputusan penting yang harus dibuat DC United. Mereka berdua telah meminta Jason atas nama pemilik klub untuk mencari stadion tetap bagi DC United dan mengawasi kegiatan bisnis mereka.

Seperti diketahui selama beberapa tahun terakhir sejumlah suporter DC Uniterd mengharapkan klub sepak bola tersebut memiliki stadion tetap sebagai kandang mereka. Dengan demikian, kehadiran Erick Tohir dan Jason Levien sebagai pemilik baru diharapkan bisa menyelesaikan persoalan tersebut.

Harapan suporter juga ditangkap oleh Chang, yang telah menjadi pemilik tunggal sejak tahun 2009. Hal itu setelah Victor Macfarlane menjual saham yang dimilikinya kepada Chang. Ia pun lantas menyatakan stadion permanen bagi DC United merupakan impian utamanya, di samping mengembalikan DC United sebagai klub sepakbola internasional.

Sementara itu, Erick dipastikan tidak bisa menghadiri pertandingan persahabatan melawan Paris Saint Germain pada 28 Juli 2012 di kandang DC united atau di RFK Stadium. Sebab, sebagai wakil pimpinan Komite Olympiade Indonesia, ia harus mewakili delegasi Indonesia di London.

RFK Stadium yang menjadi kandang DC United memang telah digunakan sejak tahun 1900, dan diakui menyimpan banyak sejarah, tetapi tempat tersebut jelas tidak lagi memadai.

“Kami akan mengenang RFK Stadium, dan akan berupaya sebaik mungkin untuk kepentingan klub. Kami juga senang akan memiliki rumah baru yang megah," jelas Jason. (tk/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close