ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Citilink Terbangi Rute Regional 2013
Jumat, 6 Juli 2012 | 8:39

Dari kiri ke kanan, Vice President Corporate Communications PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pujobroto, Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo, Vice President Strategic Business Unit PT Citilink Indonesia Con Korfiatis, dan Direktur Utama PT Citilink Indonesia Joseph Saul memberikan keterangan kepada wartawan tentang penerbitan surat izin usaha angkutan udara niaga berjadwal (SIUAU/NB) PT Citilink Indonesia di Jakarta, Senin (30/1). Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO Dari kiri ke kanan, Vice President Corporate Communications PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pujobroto, Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo, Vice President Strategic Business Unit PT Citilink Indonesia Con Korfiatis, dan Direktur Utama PT Citilink Indonesia Joseph Saul memberikan keterangan kepada wartawan tentang penerbitan surat izin usaha angkutan udara niaga berjadwal (SIUAU/NB) PT Citilink Indonesia di Jakarta, Senin (30/1). Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO

JAKARTA-Setelah menerima sertifikat Air Operation Certificate (AOC), Citilink berencana merambah kawasan regional tahun depan. Pasalnya, unit usaha strategis Garuda Indonesia ini sudah mengantongi izin rute penerbangan regional.

Menurut Direktur Utama Citilink Arif Wibowo di Jakarta, Kamis  (5/7), maskapai penerbangan berbiaya rendah ini akan melayani penerbangan regional dengan jarak tempuh tiga jam, misalnya Australia, Singapura, dan Penang, Malaysia. Citilink diberikan 17 rute regional dari Kementerian Perhubungan.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga sudah mempersiapkan rute penerbangan domestik sebanyak 70 rute. Untuk tahun ini dan empat tahun ke depan, Citilink akan fokus melayani dan memperkuat rute domestik.

Ia mengakui Citilink tetap fokus sebagai penerbangan dengan biaya murah (low cost carrier/LCC), dengan memperkuat rencana bisnis salah satunya dengan "rebranding" secara menyeluruh mulai dari interior baru pesawat, kantor tiketing, seragam awak kabin hingga situs Citilink.

Ia menegaskan "rebranding" secara menyeluruh ini dilakukan karena Citilink berbeda dengan Garuda Indonesia. Namun, adanya "rebranding" merupakan awal yang baik bagi Citilink dan menjadikan Garuda Grup memiliki pangsa pasar yang besar.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Kementerian Perhubungan Herry Bakti menambahkan Citilink akan dapat bertumbuh karena penumpang di Indonesia baru mencapai 55 juta per tahun, dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia.

"Memang dari seluruh penerbangan di Indonesia, kebanyakan 'low cost'. Diharapkan, Citilink dapat memperkuat dan memperluas jangkauannya," tutur Herry Bakti pada kesempatan yang sama.

Tahun ini, Citilink menargetkan dapat mengangkut penumpang sebanyak 4 juta orang dengan frekuensi penerbangan 100 per hari.

Dalam tiga tahun ke depan, Citilink dapat menampung 16,4 juta orang dengan mengoperasikan sebanyak 50 pesawat, dari saat ini 14 pesawat. (ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close