ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 23 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Casiopea 3rd akan Manggung di UGM Yogyakarta
Rabu, 25 September 2013 | 11:50

JAKARTA – Casiopea 3rd, grup fusion jazz legendaris kelas dunia, dipastikan datang dan manggung di Grand Pacific Hall, Yogyakarta, pada 30 November 2013. Kedatangan grup ini atas undangan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM).

Casiopea 3rd datang dengan formasi Issei Noro (gitar), Akira Jimbo (drum), Yoshihiro Naruse (bass), dan Kimiko Otaka (keyboard). Rombongan berjumlah 15 orang ini akan berada di Yogyakarta selama tiga malam sejak Kamis 28 November hingga 1 Desember 2013.

“Kami sudah menjalin kontak dengan manajemen Casiopea 3rd sejak setahun lalu. Setelah melalui diskusi panjang, akhirnya grup kelas dunia tersebut bersedia hadir meramaikan event tahunan Economics Jazz yang kini sudah memasuki jilid ke-18, sejak pertama kali diselenggarkan pada 1987,” kata promotor A Tony Prasetiantono, yang juga dosen UGM dan pengamat ekonomi dalam siaran pers yang diterima Investor Daily di Jakarta, Selasa (24/9).

Konser tahun ini diharapkan mengulang sukses besar tahun lalu yang menghadirkan pianis kelas dunia  David Benoit. Konser Casiopea 3rd ini disponsori oleh Bank Permata.

Casiopea (Kashiopea), adalah nama grup fusion-jazz Jepang yang amat terkenal di seluruh dunia pada dasawarsa 1980 dan 1990-an. Grup ini didirikan pada 1976 oleh Issei Noro (gitar), Tetsuo Sakurai (bass), dan Hidehiko Koike (keyboard). Pada 1977, Minoru Mukaiya (keyboard)
dan Takashi Sasaki (drum) bergabung dengan grup ini, sedangkan Hidehiko Koike keluar.

Selain Casiopea, panitia juga mengundang grup jazz papan atas nasional, Idang Rasjidi Syndicate. Idang akan didampingi oleh saxophonist Didiek SSS dan drummer muda yang tengah naik daun, Echa Soemantri.

“Sejak kecil, saya sudah memimpikan bermain satu panggung dengan Casiopea yang drummernya adalah idola saya, Akira Jimbo. Saya tidak membayangkan mimpi tersebut bakal menjadi kenyataan, justru di Yogyakarta. Terima kasih pada UGM yang mengundang saya,” kata Echa, putra musisi senior Willy Soemantri.(nan/ID)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close