Bumi Serpong Siap Ekspansi Keluar Jabodetabek
Rabu, 27 Juni 2012 | 18:53
Bumi Serpong Damai. Ilustrasi. JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) tahun ini akan ekspansi ke empat wilayah di luar Jabodetabek, meliputi Surabaya (Jawa Timur), Samarinda (Kalimantan Timur), Sumatera, dan Makassar (Sulawesi Selatan).
Presiden Direktur BSDE Harry Budi Hartanto mengatakan dalam rencana ekspansi ini perseroan akan melakukannya dengan menggandeng mitra strategis.
"Untuk wilayah Surabaya, perseroan telah membebaskan lahan hingga 41,6 hektar. Lahan 40 hektar akan digunakan untuk perumahan dan 1,6 hektar untuk kawasan sektor komersial dengan total investasi mencapai Rp 300 miliar," katanya dalam paparan publik di Jakarta, Rabu.
Sedangkan untuk investasi di Samarinda, menurut Harry, diprediksi investasinya mencapai Rp 400 miliar. Perseroan akan fokus mengembangkan perumahan. "Perseroan telah mendapatkan lahan dan saat ini dalam proses teken legalitas tanah dengan mitra " terangnya.
Untuk wilayah Makassar dan Sumatera, lanjutnya, saat ini masih dalam proses perencanaan.
Pengamat properti dari Jones LangSalle-Procon, Todd Lauchlan, mengatakan pertumbuhan permintaan yang terjadi pada semua sektor properti sepanjang 2011 lalu diproyeksikan akan terus berlanjut pada 2012.
"Ini diperkuat oleh tren penyerapan pasar dalam beberapa bulan terakhir yang masih terus menunjukkan kenaikan secara bervariasi," jelasnya.
Selain itu, katanya, pasar properti saat ini sedang menikmati periode pertumbuhan yang sangat positif dan dinamis, dengan permintaan pada semua sektor meningkat sementara pertumbuhan pasok tidak berada pada tingkat berlebihan. (tk/ant)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kejagung Jemput Paksa Tersangka Bioremediasi Chevron
BEI, Bursa Paling Atraktif di Dunia
BEI Berharap Penurunan Jumlah Saham Segera Tereliminasi
Harum Energy Bagi Dividen Rp681 Miliar
Maharani Diajak Berhubungan Intim dengan Fathanah di Hotel
Alam Sutera Refinancing Utang Rp 734 Miliar
Penolakan Ekspor CPO Diperkirakan Hanya Strategi AS
Pertamina Incar Blok Migas di Oman