BPS: Inflasi Juli 0,7%
Rabu, 1 Agustus 2012 | 13:25
Penyampaian Inflasi oleh BPS. Foto: Investor Daily/ ANTARA/Reno Esnir/ss/pd/11 JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan tingkat inflasi nasional pada Juli sebesar 0,7%, atau meningkat 0,05% dibandingkan inflasi Mei sebesar 0,65%.
"Indeks harga kumulatif bulanan tercatat mengalami kenaikan yang terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan makanan," kata Kepala BPS, Suryamin, dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jakarta, Rabu.
Inflasi 0,7% itu dilihat dari kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai 133,16 pada bulan Juli 2012 dari sebelumnya 132,23 pada bulan Juni 2012.
Suryamin menyebutkan, dari 66 kota yang diukur indeks harga kumulatifnya, seluruhnya mengalami inflasi. Tingkat inflasi tertinggi tercatat di Kota Pangkal Pinang sebesar 3,17%, dan terendah di Sibolga 0,11%.
"Kenaikan harga bahan makanan masih memegang andil yang terbesar dalam mendorong inflasi, disusul harga makanan jadi, minuman, dan tembakau, serta biaya transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan," kata Suryamin.
Ia memerinci kenaikan indeks seluruh kelompok pengeluaran itu, yaitu pada kelompok bahan bakanan 1,68%; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,89%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,16%.
"Kelompok sandang tercatat naik 0,18%; kesehatan 0,42%, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,56%; kelompok transportasi komunikasi dan jasa keuangan 0,31%," katanya.
Sementara itu, komponen inti pada bulan Juli 2012 mengalami inflasi sebesar 0,54%, yang mengalami kenaikan indeks dari 127,66 pada bulan Juni menjadi 128,35 pada bulan Juli.
BPS juga mengumumkan laju inflasi tahun kalender (Januari--Juli) yang tercatat sebesar 2,5% dan laju inflasi tahunan (Juli 2012 terhadap Juli 2011) sebesar 4,56%. (ant/gor)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Penangkapan Aiptu LS Merupakan Upaya Paksa
Direksi BUMN Wajib Mengajar SMA Masing-Masing
Ekonomi RI Lebih Stabil dari Tiongkok dan India
OJK Setujui Pengurahan Lot Saham di BEI
JSS Bukan Proyek Prioritas 2014
Tidak Semua Kasus Seperti Jolie Perlu Mastektomi
Miliki Aset di Lahan Waduk Pluit, Jokowi Tindak Tegas Jakpro