ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

BPS: Ekspor Naik, Impor pun Melonjak
Senin, 2 April 2012 | 14:10

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor selama Februari 2012 mencapai US$15,65 miliar, naik 0,49% dibanding ekspor Januari 2012 yang mencapai US$14,57 miliar.

"Peningkatan ekspor selama Februari 2012 didorong ekspor migas yang tumbuh 5,19% dari US$3,142 miliar menjadi US$3,305 miliar," kata Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Senin.

Nilai total ekspor nasional periode Februari 2012 jika dibandingkan dengan ekspor periode Februari 2011 (year on year) mengalami kenaikan 8,54%. Selama Februari 2012, meski terjadi peningkatan ekspor migas namun saat yang bersamaan ekspor nonmigas mengalami penurunan dari US$12,437 miliar menjadi US$12,34 miliar.

Menurut Suryamin, peningkatan ekspor disebabkan naiknya ekspor minyak mentah sebesar 22,1% menjadi US$1,17 miliar dan ekspor gas yang naik 2,07% menjadi US$1,85 miliar.

Sebaliknya ekspor hasil minyak turun sebesar 22,8% menjadi US$290,4 juta. Dengan demikian akumulasi ekspor nasional Januari-Februari 2012 tercatat US$31,22 miliar, naik 7,56% dari Januari-Februari 2011 sebesar US$29,02 miliar, sementara ekspor non migas mencapai US$24,77 miliar naik 4,09% dari sebelumnya US$23,79 miliar.

Sedangkan ekspor Indonesia ke 27 negara Uni Eropa pada Februari 2012 mencapai US$1,5 miliar. Dengan demikian ekspor nonmigas tiga negara terbesar selama Februari 2012 yaitu ke China sebesar US$1,58 miliar, disusul Jepang US$1,48 miliar, dan Amerika Serikat US$1,20 miliar, dengan kontribusi tiga negara tersebut mencapai 34,53%.

Impor melonjak
Sementara itu BPS juga mencatat nilai impor selama Februari 2012 (month on month/mom) tercatat sebesar US$14,95 miliar, naik 2,74% dibanding impor Januari 2012 sebesar US$14,55 miliar.

Menurut Suryamin total impor Februari 2012 terdiri atas impor nonmigas sebesar US$11,46 miliar dan impor migas sebesar US$3,492 miliar.

"Impor nonmigas Februari sebesar US$11,46 miliar turun 0,08% dibanding impor nonmigas Januari 2012 sebesar US$11,54 miliar, sedangkan impor migas Februari US$3,492 miliar naik 15,68% dibanding Januari 2012 sebesar US$3,02 miliar," ujarnya. (gor/ant)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close