ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

BKPM Optimistis Realisasi Investasi 2013 Rp 390 Triliun
Jumat, 17 Agustus 2012 | 22:30

JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri optimistis realisasi investasi pada 2013 akan mencapai Rp 390 triliun, sesuai dengan target pemerintah.

"Pada akhir 2012 saya optimistis realisasi investasi bisa mendekati Rp 300 triliun, dan 2013 mencapai Rp 390 triliun," kata Chatib saat jumpa pers tentang pokok kebijakan fiskal dan RAPBN 2013 bersama Tim Ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu II di Jakarta, Jumat.

Menurut Chatib, hingga akhir Juni 2012 realisasi investasi mencapai sekitar Rp 148,1 trilliun dari target 2012 sebesar Rp 283 triliun. Hal itu berarti dalam paruh pertama 2012 realisasi investasi sudah mencapai 52 persen dari target.

Ia mengatakan dari tren yang terjadi pada paruh pertama 2012 itu, dimungkinkan pertumbuhannya mencapai 100 persen bahkan lebih dari target yang telah ditetapkan.

"Target realisasi investasi tahun 2013 ditetapkan Rp 390 triliun. Artinya kalau pertumbuhan ekonomi ingin dipacu 6,8 persen pada 2013 maka pembentukan modal tetap bruto (PMTB) harus tumbuh sekitar 11,9 persen pada periode itu serta realisasi dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) harus mencapai 25 sampai 30 persen," katanya.

Chatib mengungkapkan faktor yang membuat BKPM optimis bahwa upaya tersebut dapat tercapai pada 2013 antara lain faktor penduduk kelas menengah yang hingga 2012 jumlahnya menunjukkan peningkatan pesat.

Menurut Chatib jumlah penduduk Indonesia yang pengeluarannya sekitar empat dolar AS per hari terus naik dari lima persen pada 2003 menjadi 18 persen pada 2010. "Bahkan terdapat 110 juta orang Indonesia yang spending-nya 10 dolar per hari," katanya.

Hal lain yang mendorong optimisme BKPM adalah peningkatan investasi adalah tingginya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menempati peringkat II tertinggi di antara negara-negara anggota G20 setelah China. China tumbuh 7,5 persen, Indonesia 6,4 persen sementara India baru mencapai 5,5 persen.

"Peringkat pertumbuhan itu akan menjadi daya tarik untuk menarik investor dari negara-negara Asia seperti Jepang dan Korea," katanya Chatib juga optimistis pertumbuhan ekonomi 2013 akan lebih banyak didukung dari faktor investasi. (tk/ant)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close