BI Prediksi Inflasi 2013 Sebesar 4,8%
Senin, 10 September 2012 | 15:49
Darmin Nasution. FOTO: ANTARA JAKARTA-Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution memprediksi inflasi 2013 sebesar 4,8% tanpa ada kebijakan Pemerintah soal kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
"Inflasi di negara kita tahun depan sekitar 4,8%, itu tanpa menghitung kenaikan tarif listrik maupun harga BBM," katanya di sela rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin.
Sedangkan, jika ada kenaikan TDL dan BBM bersubsidi, lanjut dia, maka inflasi harus ditambah tergantung besaran kenaikan. "Setiap kenaikan TDL 15% kemungkinan tambahan kenaikan inflasinya sekitar 0,25-0,3%," katanya.
Darmin juga mengatakan jika ada kenaikan BBM, sebaiknya dilakukan secara bertahap karena bisa sangat mengganggu tekanan inflasi. "Kenaikan harga BBM perlu bertahap, jangan sekaligus besar, itu mengganggu juga. Jika naik, kenaikannya bisa 10-15%," katanya.
Dia juga berpendapat sebaiknya kenaikan BBM tak hanya diberlakukan hanya sekali. Mengenai pengaruh kenaikan BBM terhadap kenaikan inflasi, Darmin menilai kenaikannya sekitar 0,3%. "Jika BBM naik Rp1.000 atau sekitar 20-22%, maka kenaikan inflasi sekitar 0,3%," katanya. (ant/gor)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Direksi BUMN Wajib Mengajar SMA Masing-Masing
OJK Setujui Pengurahan Lot Saham di BEI
Ekonomi RI Lebih Stabil dari Tiongkok dan India
Penangkapan Aiptu LS Merupakan Upaya Paksa
JSS Bukan Proyek Prioritas 2014
Daya Tarik Investasi RI Tetap Tinggi
Tol Sumatera akan Dongkrak Ekonomi Jambi
Miliki Aset di Lahan Waduk Pluit, Jokowi Tindak Tegas Jakpro
11:58pm | OJK Setujui Pengurahan Lot Sah...
setuju tu, mantap. investor ecek ecek(investor kali lima) kayak saya, jadi punya kesempatan beli saham bca, mandiri, dll