Benigno Aquino Mendapat Gelar Honoris Causa dari UPH
Rabu, 9 Maret 2011 | 13:01
TANGERANG – Presiden Filipina Benigno Aquino mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Pelita Harapan. Gelar itu diberikan bersamaan dengan kunjungannya ke Indonesia selama dua hari, 8-9 Maret 2011.
Rektor Universitas Pelita Harapan Jonathan L. Parapak mengatakan, kedatangan Presiden Benigno Aquino ke UPH untuk menerima gelar ini menjadi sebuah kehormatan besar bagi universitas. Pasalnya, ini dilakukan di sela kunjungan kenegaraan.
“Ini kunjungan besar karena merupakan kunjungan kenegaraan. Tapi UPH dipercaya mendapat kunjungan Yang Mulia Benigno Aquino. Kami merasa sangat terhormat,” kata Jonathan usai penganugerahan yang dilangsungkan di Grand Chapel UPH, Tangerang, Selasa (8/2).
Jonathan mengatakan, ini adalah pertama kalinya UPH memberikan gelar kepada presiden. “Untuk instansi pendidikan bukan negeri seperti UPH, itu sebuah kehormatan, apalagi yang menerima seorang presiden,” tegas Jonathan.
Pemberian, kata dia, diberikan karena karya-karya riil Benigno di masa lalu dan masa sekarang. Benigno dianggap telah membuat kemajuan besar bagi rakyat Filipina dan Negara-negara lain di dunia, khususnya melalui bidang hukum, keadilan dan hak asasi manusia.
Selain itu, Benigno juga dinilai berjasa membina hubungan baik dengan Indonesia, dengan melakukan kunjungan kenegaraan dan kebijakan- kebijakan lain yang bermanfaat untuk hubungan dua negara.
Jonathan mengatakan, sebelum penganugerahan, UPH mengajukan proposal kepada Benigno dan langsung diterima oleh presiden yang akrab disapa Ninoy itu.
Sementara itu, Bintan Saragih, dekan Fakultas Hukum UPH mengatakan, penganugerahan menjadi tantangan tersendiri untuk UPH, khususnya fakultas yang dipimpinnya. Pasalnya, kata Bintan, yang menerima seorang presiden, sehingga namanya lah yang disandang FH UPH. “Ini harus memacu fakultas dan mahasiswa agar lebih berprestasi lagi,” kata dia.
Sebelum resmi menjadi presiden pada 30 Juni 2010 lalu, Benigno memberikan perhatian besar dalam bidang hukum, keadilan dan HAM, di antaranya meningkatkan kesejahteraan rakyat Filipina melalui kebijakan hak-hak pekerja, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat dan menyempurnakan hukum, meregulasi sarana umum, melindungi lingkungan dan menciptakan aturan dalam ketenagakerjaan Filipina.
Pada beberapa konferensi tingkat dunia, Benigno juga memberikan kontribusi berarti, seperti pada konferensi ekonomi Citibank, KTT Asean dan KTT Asean-Rusia.
Selain menerima anugerah Honoris Causa, Presiden Benigno Aquino juga membeirkan kuliah singkat tentang demokrasi dan pluralisme. Dia mengatakan bahwa masa depan adalah milik orang-orang muda. Masa depan adalah demokrasi dan pluralisme yang berdasarkan hukum, demikian Benigno. (ovi)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!