ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Bank Mega Jajaki Akuisisi Bank Beraset di Atas Rp 15 T
Oleh Eva Fitriani | Kamis, 24 Februari 2011 | 15:31

JAKARTA – PT Bank Mega Tbk tengah menjajaki kemungkinan akuisisi bank untuk pengembangan bisnis perseroan. Bank yang bakal diakuisisi itu setidaknya harus memiliki aset di atas Rp 15 triliun.

Direktur Utama Bank Mega JB Kendarto menyatakan, pihaknya  selalu membuka diri terhadap kemungkinan untuk mengakuisisi bank lain. Namun, akuisisi  itu hanya akan dilakukan terhadap bank yang memiliki nilai aset signifikan.

“Kalau hanya Rp 1-2 triliun, percuma. Karena, aset kami saja akan bertambah setidaknya Rp 15 triliun pada tahun ini dari penmbahan cabang. Kalau kami mau, maka harus lebih besar dari itu,” kata Kendarto pada acara Customer Gathering perseroan di Jakarta, Rabu (23/2).

Berdasarkan laporan keuangan publikasi bulanan  Bank Mega yang disampikan ke Bank Indonesia, hingga Desember 2010, total aset bank tersebut telah mencapai Rp 51,88 triliun (unaudited). Sementara pada periode sama tahun sebelumnya, berdasarkan laporan keuangan publikasi bank, total aset baru sebesar Rp 39,68 triliun.

Kendarto menjelaskan, akuisisi tersebut bakal dilakukan untuk melengkapi pertumbuhan secara organik yang dilakukan perseroan melalui pengembangan sejumlah produk. Dana akuisisi bisa diusahakan melalui beberapa jalur, misalnya dana internal, rights issue, maupun surat utang. Meski demikian, Kendarto mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menemukan bank yang cocok untuk diakuisisi.

Dia melanjutkan, Bank Mega menargetkan pertumbuhan sebesar 25% pada tahun ini. Pertumbuhan tersebut baik dalam hal penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga, maupun aset.

Guna menunjang target tersebut, Kendarto mengatakan, pihaknya akan membuka 75 kantor cabang baru pada tahun ini. Dari kantor-kantor tersebut, ditargetkan mampu menghimpun aset sebanyak Rp 100-200 miliar per kantor sehingga pada akhir 2011, diharapkan dapat terhimpun tambahan aset sebanyak Rp 15 triliun.

Pembukaan kantor-kantor cabang baru tersebut, kata dia, bakal dilakukan di Indonesia bagian timur serta Pulau Jawa yang belum dimasuki Bank Mega. Sampai saat ini, total kantor cabang perseroan sebanyak 325 kantor, sehingga dengan rencana tersebut diharapkan menjadi 400 unit pada akhir 2011. (ns)



Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close